Nilai Transaksi Melonjak Rp23,3 Triliun, IHSG Sepekan Pasca Libur Lebaran 2026 Naik Tipis

Nilai Transaksi Melonjak Rp23,3 Triliun, IHSG Sepekan Pasca Libur Lebaran 2026 Naik Tipis

Ekonomi | sindonews | Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:18
share

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat pelemahan tipis sepanjang perdagangan pekan ini, di tengah lonjakan signifikan pada nilai transaksi harian di pasar saham. Berdasarkan data Indonesia Stock Exchange, IHSG ditutup turun 0,14 ke level 7.097,057 pada periode 25-27 Maret 2026.

Pelemahan ini terjadi meski aktivitas perdagangan justru menunjukkan peningkatan yang cukup kuat. Rata-rata nilai transaksi harian tercatat mencapai Rp23,3 triliun, melonjak 15,27 dibandingkan pekan sebelumnya.

Sementara itu, frekuensi transaksi juga naik 9,01 menjadi 1,72 juta kali transaksi per hari. Namun demikian, peningkatan aktivitas tersebut tidak diikuti penguatan indeks. Baca Juga: Bursa Babak Belur Dihantam Perang: IHSG Sepekan Ambruk 5,91, Kapitalisasi Merosot ke Rp12.678 T

Tekanan jual khususnya dari investor asing, masih menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan pasar. Dalam sepekan, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp22,37 triliun. Nilai ini melonjak tajam dibandingkan pekan sebelumnya, menunjukkan masih kuatnya arus dana keluar dari pasar domestik.

Di sisi lain, pergerakan indeks juga cenderung fluktuatif dengan rentang yang cukup lebar. IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.323,702 dan terendah di 7.057,223 selama periode perdagangan pekan ini.

Kondisi ini mencerminkan dinamika pasar yang relatif aktif namun belum solid. Peningkatan nilai transaksi lebih mencerminkan tingginya aktivitas jual beli, termasuk aksi ambil untung (profit taking), dibandingkan akumulasi yang mampu mendorong penguatan indeks.

Baca Juga: Daftar 10 Saham Paling Cuan dan Boncos dalam Sepekan, Investor Asing Jual Rp1,56 Triliun

Selain itu, kapitalisasi pasar tercatat sedikit menurun sebesar 0,24 menjadi Rp12.516 triliun, sejalan dengan tekanan yang terjadi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Pergerakan IHSG pekan ini menunjukkan fenomena “ramai tapi tertekan”, di mana likuiditas meningkat namun sentimen pasar masih cenderung berhati-hati, terutama di tengah derasnya arus keluar dana asing.

Topik Menarik