Wall Street Ditutup Menguat usai Trump Tunda Serangan ke Infrastruktur Energi Iran

Wall Street Ditutup Menguat usai Trump Tunda Serangan ke Infrastruktur Energi Iran

Ekonomi | idxchannel | Selasa, 24 Maret 2026 - 07:10
share

IDXChannel - Saham-saham Amerika Serikat (AS) melonjak pada Senin setelah Washington menunda serangan ke infrastuktur energi Iran.

Dilansir dari Yahoo Finance pada Selasa (24/3/2026), Presiden AS Donald Trump meredakan kekhawatiran akan eskalasi perang di Timur Tengah dengan menunda ancaman serangan terhadap pembangkit listrik Iran.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik sekitar 1,4 persen, atau lebih dari 600 poin. 

Indeks S&P 500 naik sekitar 1,2 persen,  sementara Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi meningkat sekitar 1,4 persen.

Pasar menjadi optimistus setelah Trump mengatakan pada Senin pagi bahwa ia menunda serangan militer terhadap infrastruktur energi Iran. Trump juga mengklaim bahwa pembicaraan sedang berlansung antara kedua negara.

Namun, Iran membantah klaim Trump tak lama kemudian. Teheran menegaskan tidak melakukan negosiasi apa pun dengan AS dan Israel. 

Meski demikian, klaim Trump tetap meredakan kekhawatiran pasar. Harga minyak anjlok setelah unggahan Trump.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate turun 10 persen menjadi sekitar USD89 per barel, sementara patokan global minyak mentah Brent turun ke bawah USD100 per barel.

Akhir pekan lalu, Trump memberikan ultimatum kepada Iran, dengan mengatakan bahwa jika Selat Hormuz tetap tertutup setelah 48 jam, ia akan memerintahkan serangan terhadap fasilitas pembangkit listrik Iran. 

Dalam unggahannya pada Senin, Trump menyatakan menunda rencana serangan itu selama lima hari. (Wahyu Dwi Anggoro)

Topik Menarik