Transformasi Layanan Kesehatan, Sysmex Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Transformasi Layanan Kesehatan, Sysmex Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Ekonomi | sindonews | Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:01
share

Sysmex Indonesia memperkuat posisinya sebagai mitra strategis dalam industri kesehatan nasional dengan menyelenggarakan CEO Forum 2026 sebagai wadah kolaborasi kepemimpinan lintas sektor. Forum ini bertujuan membangun sinergi antar-pemimpin rumah sakit guna menghadapi tantangan stabilitas finansial dan kompleksitas operasional melalui transformasi layanan kesehatan yang berkelanjutan.

"Forum-forum seperti ini menolong kami melihat bagaimana Sysmex bukan hanya menyuarakan, tapi juga bermitra meningkatkan networking antara rumah sakit supaya bisa saling berbagi. Best practice di satu rumah sakit bisa menjadi inspirasi bagi tim yang lain," ujar President Director Sysmex Indonesia, Emiliani Nababan, seperti dikutip Sabtu (7/2/2026).

Baca Juga:Satu Abad Indonesia: Tantangan Transformasi Sistem Kesehatan Nasional

Emiliani menjelaskan melalui forum kepemimpinan ini, perusahaan penyedia solusi diagnostik tersebut berupaya memahami kebutuhan riil fasilitas kesehatan. Dari data tersebut, Sysmex dapat merancang dukungan yang lebih tepat sasaran, mulai dari program edukasi hingga strategi distribusi di berbagai kota untuk mendukung visi Indonesia Sehat.

President dan CEO Sysmex Asia Pacific, Frank Buescher, menambahkan bahwa peran kepemimpinan sangat krusial dalam menjaga keberlangsungan layanan di tengah keterbatasan sumber daya. Menurutnya, organisasi kesehatan harus mampu beradaptasi dengan tantangan ekonomi global agar tetap tangguh dan memiliki performa yang stabil secara jangka panjang.

Senada, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menekankan pentingnya keselarasan antara kebijakan nasional dengan kesiapan institusi layanan kesehatan. Ia menilai reformasi kesehatan sangat bergantung pada kemampuan pemimpin dalam menerjemahkan kebijakan strategis ke dalam implementasi operasional yang konsisten.

Dari sisi pelaku usaha, Presiden Direktur EMC Group, Jusup Halimi, mengakui bahwa rumah sakit saat ini menghadapi tekanan nyata dari aspek regulasi dan finansial. Ia menegaskan bahwa kemitraan strategis jangka panjang dan pengambilan keputusan berbasis data merupakan faktor kunci untuk mempertahankan kepercayaan pasien serta mutu layanan.

Baca Juga:Draeger Indonesia Dukung Pemerataan Akses Kesehatan lewat Percepatan Transformasi SDM

Diskusi dalam forum tersebut menyimpulkan bahwa pengelolaan rumah sakit modern harus menyeimbangkan dimensi kualitas klinis dengan efisiensi operasional dan tata kelola sumber daya. Integrasi data serta pemanfaatan teknologi dipandang sebagai fondasi utama dalam membangun sistem kesehatan yang kompetitif secara ekonomi.

Sebagai penyelenggara, Sysmex Indonesia berkomitmen untuk terus mendampingi para CEO rumah sakit dalam membangun organisasi yang adaptif. Melalui ruang dialog dan kolaborasi ini, diharapkan tercipta ekosistem kesehatan nasional yang kuat, efisien, dan memiliki daya tahan tinggi terhadap perubahan pasar.

Topik Menarik