Ekonomi RI 2026 Diproyeksi Tumbuh 5,4, Masih Di Bawah India dan Vietnam

Ekonomi RI 2026 Diproyeksi Tumbuh 5,4, Masih Di Bawah India dan Vietnam

Ekonomi | okezone | Minggu, 11 Januari 2026 - 14:13
share

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia optimistis ekonomi Indonesia 2026 dapat tumbuh di atas 5. Kadin memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional berada di kisaran 5,4, yang dinilai cukup baik dibandingkan dengan banyak negara lain di tengah dinamika global.

"Jadi saya rasa sih ini tahun yang menarik, proyeksi cukup baik, 5 di atas itu ada angka 5,4 (persen). Tapi yang paling penting adalah angka tersebut angka yang sangat baik kalau dibandingkan dengan negara lain," kata Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, Minggu (11/1/2026).

Meski masih berada di bawah negara seperti Vietnam dan India, Anindya menilai kinerja ekonomi Indonesia tetap solid, baik dari sisi pertumbuhan maupun inflasi. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal penting untuk mendorong pemerataan ekonomi hingga ke daerah.

"Kita mungkin hanya di bawah dari Vietnam sama India, tapi kita juga akan menuju ke sana. Tapi dibanding negara lain, baik daripada pertumbuhan juga inflasi, kita cukup baik," lanjutnya.

Lebih jauh Anindya memaparkan bahwa fokus Kadin pada 2026 utamanya adalah dalam memperkuat ekonomi daerah. Ia menekankan peran Kadin pusat untuk membantu Kadin provinsi dalam pemberdayaan ekonomi lokal, terutama di tengah keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

 

Di samping itu, kata Anindya, Kadin juga fokus pada upaya bagaimana likuiditas di pusat bisa menurun sampai ke lapangan yang menjadi jembatan dari makroekonomi ke mikroekonomi. Selain itu, Kadin juga mendorong pemanfaatan berbagai program pemerintah yang sudah berjalan, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Pangan itu bisa benar-benar memberdayakan karena sekarang kan telur, susu, sayur-mayur, protein itu sangat dibutuhkan di pulau atau daerah masing-masing. Nah jadi hal-hal tersebut kita ingin lakukan. Jadi tahun ini ya Kadin akan lebih fokus kepada implementasi dan fokus kepada substansinya," pungkas Anindya.

Topik Menarik