Soal Risiko RI Masuk Jurang Resesi, Airlangga: Probabilitas Kita Salah Satu yang Terendah

Soal Risiko RI Masuk Jurang Resesi, Airlangga: Probabilitas Kita Salah Satu yang Terendah

Ekonomi | inews | Selasa, 14 Mei 2024 - 15:01
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka-bukaan soal risiko Indonesia masuk jurang resesi. Menurutnya, hal itu sulit terjadi karena tingkat kemungkinannya rendah.

Menurut Airlangga, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stabil di tengah tekanan ekonomi global yang tidak pasti seperti suku bunga tinggi dan resiko tensi geopolitik. Hal itu terbukti dari ekonomi Indonesia yang tumbuh 5,11 persen pada kuartal I 2024.

"Dari berbagai survei, probabilitas resesi kita salah satu yang terendah di dunia dibandingkan negara lain Jerman 60, Thailand 30, Korea Selatan 15, China 12,5, tapi Indonesia 1,5," ujar dia dalam Rakernas Percepatan dan Pra-Evaluasi PSN di Hotel Park Hyatt, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2024). 

Dari segi inflasi, Indonesia disebut salah satu yang terendah di level 3 persen pada April 2024. Indonesia hanya kalah dari Korea Selatan dan Jerman yang inflasinya masing-masing 2,9 persen dan 2,2 persen.

“Dari segi inflasi negara seperti Afrika Selatan, India, Meksiko dan Vietnam jauh diatas kita. Artinya dengan pertumbuhan ekonomi 5,11 persen, salah satu tertinggi di ASEAN dan inflasi kita salah satu terendah," tutur Airlangga.

Secara spasial, ekonomi Indonesia di wilayah Timur mengalami pertumbuhan yang lebih tinggi. Tiga kelompok provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi adalah Maluku & Papua (12,15 persen), Sulawesi (6,35 persen), dan Kalimantan (6,17 persen).

"Pertumbuhan ekonomi di ketiga wilayah tersebut utamanya didorong oleh kegiatan pertambangan, industri logam dan pembangunan IKN," ucap dia.

Topik Menarik