Terancam Delisting dari BEI, Begini Respons Waskita Karya 

Terancam Delisting dari BEI, Begini Respons Waskita Karya 

Ekonomi | inews | Sabtu, 11 Mei 2024 - 08:03
share

JAKARTA, iNews.id - PT Waskita Karya (Persero) Tbk angkat suara terkait potensi delisting saham perusahaan yang disampaikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) belum lama ini. Perseroan meyakini bahwa suspensi saham akan dibuka kembali setelah mendapat seluruh persetujuan kreditur atas skema restrukturisasi.

Emiten dengan kode saham WSKT ini memang disuspensi BEI sejak perdagangan 8 Mei 2023 lalu. Artinya, proses penggembokan itu sudah setahun lamanya.

“Dapat kami sampaikan bahwa manajemen perseroan saat ini berkeyakinan suspensi saham akan dibuka kembali setelah mendapat seluruh persetujuan terkait skema restrukturisasi oleh seluruh kreditur,” ujar SVP Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita dalam keterangan tertulis dikutip, Sabtu (11/5/2024). 

Mengacu pada Peraturan Bursa Efek Indonesia No. I-I, bahwa BEI bisa mendelisting saham jika suspensi saham berlangsung sekurang-kurangnya 24 bulan dari waktu pengumuman suspensi. 

Adapun, saham perseroan hingga saat ini telah disuspensi selama 12 bulan berkaitan dengan penundaan pembayaran bunga dan pokok obligasi. 

Meski begitu, Ermy memastikan WSKT  dapat melakukan terbaik bisnis dan keuangannya, termasuk mempercepat proses review terhadap Master Restructuring Agreement (MRA) dengan seluruh kreditur baik perbankan maupun pemegang obligasi. 

Adapun, saat ini BUMN konstruksi itu berhasil mendapat seluruh persetujuan dari 21 perbankan Himbara dan swasta. Bahkan, memperoleh persetujuan restrukturisasi atas 3 seri Obligasi Non-Penjaminan terkait usulan skema restrukturisasi.

“Disamping itu manajemen telah melakukan perbaikan melalui strategi delapan stream penyehatan keuangan dan terus melakukan perbaikan-perbaikan secara komprehensif dan berkelanjutan sesuai dengan amanah Pemegang Saham pada RUPSLB 8 Desember 2023 lalu,” kata dia. 

Menurutnya, persetujuan atas restrukturisasi Waskita menjadi milestone penting bagi pemulihan kondisi keuangan, terutama terkait manajemen cash flow. 

“Usulan restrukturisasi yang telah dirumuskan oleh manajemen perseroan tentunya adalah opsi yang terbaik dari perseroan dalam proses penyelesaian kewajiban Waskita kepada seluruh kreditur baik perbankan, pemegang obligasi, maupun vendor,” ucapnya. 

Topik Menarik