Indonesia Tourism Fund Diluncurkan Tahun Ini, Pemerintah Suntik Dana Rp2 Triliun

Indonesia Tourism Fund Diluncurkan Tahun Ini, Pemerintah Suntik Dana Rp2 Triliun

Ekonomi | inews | Rabu, 7 Februari 2024 - 15:16
share

JAKARTA, iNews.id - Dana khusus pariwisata atau Indonesia Tourism Fund (ITF) akan diresmikan pemerintah pada tahun ini. Peresmian itu setelah Peraturan Presiden (Perpres) diterbitkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) paling cepat Maret 2024.

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, Perpres tersebut sekaligus menjadi landasan hukum pendirian Badan Layanan Umum (BLU) Indonesia Tourism Fund.

Karena itu, Kementerian BUMN, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Koordinator Bidang  Kemaritiman dan Investasi terus mendorong agar dasar hukum pendirian Indonesia Tourism Fund sudah difinalisasikan Maret mendatang.

“Memang kita sudah menggagas Indonesia Tourism Fund yang sudah diputuskan di ratas kabinet. Dan kita sedang mendorong perpres-nya untuk membentuk lembaga BLU-nya ini, dukungan dari Kemenko Marves dan Kemenparekraf kita harapkan nanti di bulan Maret (2024) kita akan selesaikan Perpres dan bisa beroperasional,” ujar pria yang akrab disapa Tiko itu dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (7/2/2024).

Indonesia Tourism Fund, kata Tiko, akan menjadi sumber pendanaan baru di sektor pariwisata nasional, khususnya untuk kegiatan bertaraf internasional seperti MotoGP. Selain itu ITF akan menjadi katalis untuk membuat event-event lain bertaraf global. 

“Ini akan menjadi sumber pendanaan seperti event MotoGP dan menjadi satu katalis untuk meng-create event-event baru di Indonesia,” tuturnya.

Terkait pendanaan awal ITF, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno memastikan bahwa pemerintah akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp2 triliun. Dana segar itu digunakan untuk mendorong geliat pariwisata di Tanah Air melalui berbagai event. 

“Jadi ada Indonesia Tourism Fund yang memang digagas dan sudah mendapat arahan dari bapak Presiden, saat itu dianjurkan dengan target alokasi sekitar Rp2 triliun,” ujar Sandi.

“Untuk Tourism Fund, saya minggu lalu baru saja melaporkan ke Bapak Presiden, ini sedang atau dalam proses finalisasi dan kita harapkan nanti mendapatkan percepatan dari alokasi, karena awalnya ini hanya sekitar Rp2 triliun untuk mendukung event-event,” tuturnya.

Topik Menarik