Apa Fungsi Dari Oil Cooler Pada Sistem Pelumasan? Yuk Pelajari Oil Cooler dan Cara Kerjanya

Apa Fungsi Dari Oil Cooler Pada Sistem Pelumasan? Yuk Pelajari Oil Cooler dan Cara Kerjanya

Ekonomi | BuddyKu | Senin, 12 Desember 2022 - 11:46
share

Apa fungsi dari oil cooler pada sistem pelumasan? Artikel ini akan membahas mengenai fungsi dan juga cara kerja dari oil cooler. Simak informasinya di bawah ini ya!

Pendingin oli atau oil cooler menjadi komponen mobil yang bertujuan agar mesin mobil dapat bertahan dengan lama. Oil cooler yang sering ditemui pada mesin diesel dan juga dapat ditemukan pada mesin bensin.

Fungsi Oil Cooler

Oil Cooler adalah salah satu komponen yang bisa ditemukan pada mesin. Oil cooler dapat ditemukan di depan, atas, atau samping mesin. Lantas, apa fungsi dari oil cooler pada sistem pelumasan?

Fungsi oil cooler pada sistem pelumasan yaitu dapat membuat mesin kendaraan menjadi tetap prima karena dapat menjaga suhu oli mesin meskipun mesin dalam keadaan panas. Bisa dikatakan, oil cooler bisa menjadi pendingin yang menetralkan mesin.

Jika suhu oli dalam keadaan yang lebih dingin, hal ini bisa menambah kekentalan oli sehingga lebih awet dan mengurangi tingkat keausan pada mesin. Oleh karena itulah, oil cooler adalah salah satu komponen yang bisa dibilang sangat penting pada sistem pelumasan.

Fungsi Oil cooler sering dikatakan mirip dengan radiator karena sama-sama digunakan sebagai pendingin. Padahal, keduanya memiliki sistem dan fungsi yang berbeda. Oil cooler menggunakan oli untuk mendinginkan mesin sementara radiator menggunakan air coolant.

Cara Kerja Oil Cooler

Ada dua jenis oil cooler yaitu pendingin udara dan juga pendinginan air. Kedua tipe pendinginan ini sama-sama melepaskan panas dan hanya dibedakan oleh media pelepasannya yakni air dan udara. Cara kerja oil cooler yaitu sebagai berikut.

Pertama, suhu oli panas akan dilepaskan dan suhu oli yang lebih dingin akan menuju mesin. Suhu oli tersebut bisa terlepas karena didorong oleh komponen pompa yang ada di dalam sistem oil cooler.

Selanjutnya, setelah sampai ke mesin, oli tadi akan menyerap panas dari mesin dan masuk kembali ke dalam oil cooler. Sehingga, karena ada sistem ini, mesin hanya menerima suhu oli yang dingin saja.

Topik Menarik