Sosok Polisi Ini Mengajar Sukarela, Jadi Guru di Sekolah Minim Fasilitas
JAKARTA - Namanya Bripka Bayu Angga Kusuma, seorang anggota Bhabinkamtibmas Polsek Mande, Polres Cianjur, Jawa Barat. Di sela tugasnya sebagai anggota Polri, ia sempatkan waktu untuk mengajar anak-anak didiknya di pelosok desa binaannya yakni desa Leuwikoja, kecamatan Mande, kabupaten Cianjur.
Berawal dari melihat kondisi salah satu sekolah di tempat ia bertugas minim fasilitas, membuat Bripka Bayu tergerak untuk bisa membantu. Di Madrasah Ibtidaiyah Al-Jihad inilah Bripka Bayu mengajar sebagai guru tambahan.
Sekolah yang berlokasi di kawasan pegunungan ini faktanya memang minim fasilitas penunjang belajar seperti kurangnya ruang kelas dan perlengkapan lainnya. Dan faktanya lagi tenaga pengajar di sekolah ini pun hanya ada dua orang yang artinya satu orang guru mengajar untuk tiga kelas, terlebih satu ruang kelas harus disekat dan dibagi menjadi dua kelas.
Pendaftaran Dibuka Hari Ini, Yuk Ikuti Tryout CPNS 2023 Gratis di Okezone Butuh satu setengah jam untuk sampai di sekolah. Akses jalan yang harus ditempuh memang butuh tenaga ekstra. Jalan terjal menurun dan menanjak sampai jalan bebatuan dengan lebar jalan yang begitu kecil harus dilalui untuk bisa sampai ke sekolah ini.
Bripka Bayu ikut membantu mengajar untuk kelas lima dan kelas enam dengan mata pelajaran bahasa Inggris. Berpengalaman tugas di tempat wisata dan bertemu banyak turis asing, membuat ia fasih dalam berbahasa Inggris sehingga dengan mudah mengajarkan kepada anak didiknya.
Setahun berjalan, para siswa kelas lima dan kelas enam pun begitu senang bisa mendapat ilmu dari Bripka Bayu. Terlebih, mereka menjadi paham bahasa Inggris yang sebelumnya tidak ia pelajari di sekolah.
Tanpa imbalan apapun, secara cuma-cuma bripka bayu mengajar sebagai guru bahasa Inggris di sekolah ini. Melihat ketulusan Bripka Bayu, para siswa pun selalu senang dengan kehadirannya sebagai tenaga pengajar tambahan sekaligus jadi panutan dan pahlawan bagi anak-anak.










