Kepala Ganjar Kejedot Lonceng Besi Pas Kunjungan ke Panti Rehabilitasi PSK, Eh… Diceletukin: Tanda-tanda Capres yang Nggak Diridhoi Allah!

Kepala Ganjar Kejedot Lonceng Besi Pas Kunjungan ke Panti Rehabilitasi PSK, Eh… Diceletukin: Tanda-tanda Capres yang Nggak Diridhoi Allah!

Gaya Hidup | BuddyKu | Minggu, 13 Agustus 2023 - 09:13
share

Bakal calon presiden usungan PDI Perjuangan Ganjar Pranowo kembali menjadi pembicaraan masyarakat pengguna sosial media sebuah video dirinya mengunjungi panti rehabilitasi Pekerja Seks Komersial (PSK) di Surakarta, Jawa Tengah viral.

Video pendek itu menjadi viral lantaran Ganjar kepentok lonceng besi yang digantung di area panti. Dalam video yang diunggah pengguna twitter @Hudakeyy. Kepala Ganjar tampak terbentur lonceng besi tersebut hingga mengeluarkan bunyi Tiingngng Benturan yang terjadi lumayan keras, beruntung Ganjar tak kenapa-kenapa.

Ganjar terbentur benda tumpul tersebut lantaran dirinya terlihat sedikit terburu-buru seraya mengobrol dengan orang-orang disekitarnya. Kejadian itu sempat membuat para staf Ganjar kaget.

Ketika Ganjar Pranowo Mengunjungi Panti Sosial Tiba LONCENG pun Mengingatkan GP Mau Ketawa Takut Dosa???????????? Kira-kira Pertanda Apa Sampe Besipun Harus Mengingatkannya!!!, tulis @Hudakeyy dalam keterangan unggahannna dilansir Populis.id Minggu (13/8/2023).

Unggahan itu langsung dibanjiri sejumlah netizen, beberapa diantara mereka meledek Ganjar habis-habisan, bahkan ada sampai menyebut bahwa peristiwa itu adalah tanda bahwa Ganjar memang calon presiden yang tak ridhoi Allah.

Ini tandanya capres ini tdk diridhoi dan penuh kelalaian, maklum sdh tua banyak uban. Mau jadi apa bangsa ini jika pemimpinnya lalai tidak mawas diri, kata pengguna @Shlossthe6.

Itu lonceng siapa yang taro disitu sih..Halangi orang jln aja, kata pengguna @KopiIte68213328.

Kasihan loncengnya.Dia dari tadi diam saja, eh tiba-tiba ada yang nyeruduk, kata pengguna @abjadbiru.

Kasian bel nya Blm waktunya bunyi sdh dipaksa bunyi????, tulis @Safriono90

Sebagaimana diketahui Ganjar Pranowo mengunjungi Panti Pelayanan Sosial Wanita Wanodyatama Surakarta pada Selasa (8/8/2023) lalu. Itu adalah panti sosial yang dihuni orang dari beragam latar belakang sosial seperti penyandang disabilitas, mantan pekerja seks komersial (PSK), dan lain-lain.

Dalam kunjungan itu, Ganjar mendapatkan cerita dari beberapa penghuni termasuk mantan PSK yang ingin kehidupannya berubah lebih baik di masa depan.

Jadi saya mendapatkan informasi ada banyak yang harus dilayani. Tadi ada yang, mohon maaf, ditemukannya di jalan, terus tadi saya tanya ada yang kerja di belakang terminal. Kerjanya apa, kupu-kupu malam bahasanya mereka, kata Ganjar.

Penghuni panti pertama yang ditemui Ganjar bercerita, sebelum dibawa ke panti ia bekerja sebagai PSK sejak usia 13 atau 14 tahun. Selama menjalani pekerjaan haram tersebut, dia sempat hamil dan terpaksa dijodohkan dengan seseorang yang bukan pilihannya.

Penghuni lainnya bercerita, pernah bekerja di daerah Kalibanteng, Kota Semarang. Kemudian dia dibawa oleh dinas sosial (Dinsos) ke panti tersebut, untuk diberikan penanganan dan pelatihan.

Setelah diasesmen oleh kawan-kawan Dinsos, ternyata mereka itu punya beban keluarga yang berat. Ini perempuan semuanya. Perempuan menjadi korban, suaminya pergi, mohon maaf. Ia punya anak, anaknya nggak ada yang memelihara.

Ternyata setegar-tegar ia ketika bekerja yang disebut sebagai kupu-kupu malam, ketika ditanya punya anak tidak, pasti tersentuh dan menangis, ujar Ganjar.

Selama tinggal di panti sosial, para penghuni diberi rehabilitasi dan pelatihan. Ganjar berharap, dengan rehabilitasi dan pelatihan yang diberikan, para penghuni akan memiliki masa depan lebih baik.

Artinya, mereka tidak lagi kembali ke dunianya yang dulu. Maka dari itu, pendampingan terhadap mereka menjadi sangat penting.

Ketika mereka kita rehab di sini, kita ajari, dengan suatu harapan mereka nanti akan kembali (hidup normal) dan kita bantu. Kita dampingi agar mereka punya usaha sendiri, agar tidak kembali pada pekerjaan semula, katanya.

Topik Menarik