TNI AL Ungkap Cuaca Jadi Kendala Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal, Helikopter Belum Bisa Terbang

TNI AL Ungkap Cuaca Jadi Kendala Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal, Helikopter Belum Bisa Terbang

Berita Utama | inews | Senin, 14 September 2026 - 06:19
share

JAKARTA, iNews.id - Cuaca menjadi kendala dalam operasi pencarian hari keenam terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang di Selat Sunda pada Minggu (13/9/2026) atau hari keenam. Helikopter yang disiapkan untuk membantu pencarian masih belum dapat diterbangkan dan tetap dalam posisi siaga.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani mengatakan personel untuk operasi udara tetap disiagakan meski helikopter belum dapat digunakan.

“Heli terkendala oleh cuaca. Jadi personel tersebut tetap ada, tetapi standby posisinya,” kata Wawan dalam konferensi pers di Posko SAR Carita, Minggu (13/9/2026).

Menurut Wawan, helikopter akan dikerahkan jika kondisi cuaca memungkinkan. Unsur udara tetap menjadi bagian dari operasi SAR gabungan pada hari keenam pencarian.

“Sama dengan yang disampaikan oleh Kakansar berkaitan dengan heli, apabila cuaca memungkinkan, heli pun akan terbang,” ujarnya.

Selain helikopter, dua alutsista TNI AL, yakni KRI Leuser dan KAL Pohawang, untuk sementara tidak berada di area pencarian. Kedua kapal tersebut sedang melakukan pengisian bahan bakar dan logistik.

“Pada hari ini mereka sedang melaksanakan refuel dan pengisian untuk bekal bahan makanan,” katanya.

Wawan memastikan KRI Leuser dan KAL Pohawang tetap menjadi bagian dari operasi SAR. Kedua kapal dijadwalkan kembali ke lokasi pencarian pada hari berikutnya.

“Jadi mereka masih refuel dan besok pagi mereka akan bergabung kembali ke lokasi pencarian,” ujar Wawan.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad memastikan tidak ada pengurangan personel dalam pencarian hari keenam.

Tim SAR gabungan tetap mengerahkan sekitar 14 alutsista untuk menyisir sejumlah sektor pencarian.

“Untuk personel enggak ada pengurangan. Untuk semua alut (alat utama) yang terlibat, kurang lebih sekitar 14 alut,” kata Amrad.

Topik Menarik