Majukan Perfilman Nasional, Kemenbud Umumkan 20 Pemenang Film Narasi Kepahlawanan 2026

Majukan Perfilman Nasional, Kemenbud Umumkan 20 Pemenang Film Narasi Kepahlawanan 2026

Berita Utama | inews | Senin, 7 September 2026 - 10:46
share

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan mengumumkan 20 pemenang Program Produksi Film Narasi Kepahlawanan 2026. Acara pengumuman tersebut digelar di Graha Utama, Kompleks Kementerian Kebudayaan, Jakarta.

Sebanyak 20 karya terbaik tersebut terpilih dari total 143 proposal yang masuk, terdiri atas 7 pemenang kategori Film Panjang dan 13 pemenang kategori Film Pendek.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyampaikan bahwa Program Produksi Film Narasi Kepahlawanan 2026 merupakan langkah afirmatif pemerintah untuk memperkuat genre film sejarah dalam ekosistem perfilman nasional.

Melalui medium sinema, berbagai peristiwa penting dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada kurun waktu 1945–1950 dapat dikemas secara dekat, menarik, serta relevan bagi masyarakat modern.

“Genre film kepahlawanan membutuhkan afirmasi agar semakin berkembang dalam ekosistem perfilman Indonesia. Melalui film, peristiwa perjuangan dapat dihadirkan lebih dekat guna memperkuat nilai kepahlawanan, patriotisme, nasionalisme, dan keteladanan, khususnya bagi Milenial dan Gen Z,” ungkap Menbud Fadli Zon.

Pendaftaran sayembara yang dibuka sejak 10 Juli hingga 10 Agustus 2026 tersebut berhasil menyerap 143 proposal (54 Film Panjang dan 89 Film Pendek). Seluruh proposal melewati seleksi administrasi, penilaian naskah, presentasi (pitching), hingga pleno dewan juri.

Guna menjaga akurasi sejarah dan kualitas artistik, Kemenbud melibatkan dewan juri gabungan dari unsur sineas dan sejarawan, di antaranya Salman Aristo, Happy Salma, Rako Prijanto, Hasril Chaniago, hingga M. Yuanda Zara.

"Karya yang terpilih harus kuat secara artistik dan sinematik, tetapi juga berbasis riset serta akurat secara historis untuk menghidupkan kembali literasi sejarah bangsa," kata Fadli Zon.

Daftar Pemenang Program Produksi Film Narasi Kepahlawanan 2026:

Kategori Film Panjang:

Barisan Penghibur – Produser: Nia Zulkarnaen | Sutradara: Ari Sihasale | Penulis: Sugeng Wahyudi

Hoegeng: Yang Ada Tinggal Nama – Produser: Giovanni Rahmadeva, Axel Hadiningrat, Krisnadi Ramajaya Hoegeng | Sutradara: Loeloe Hendra Komara | Penulis: Krisnadi Ramajaya Hoegeng, Loeloe Hendra Komara

Rengasdengklok – Produser: Taufan Adryan | Sutradara: Farishad I. Latjuba | Penulis: Ifan Ismail

Kapalselam Kalibayam – Produser: Dani Rachman Fauzi | Sutradara: Kuntz Agus | Penulis: Tito Imanda

Sakura di Telawang – Produser: Hamonangan | Sutradara: Lola Amaria | Penulis: Ni Ketut Yuni Suastini

Rai – Produser: Parama Adi Wirasmo | Sutradara: Rako Prijanto | Penulis: Tamawal Frans M.

Pintu Tertutup – Produser: Wiendy Widasari | Sutradara: Hanny R. Saputra | Penulis: Abdurrohman Syakbani Nasution

Kategori Film Pendek:

Arang Kobar Juang – Produser: Dhiwangkara Seta | Sutradara & Penulis: Noel Pendawa

Belantara Raya – Produser: Rifqi Mardhani | Sutradara: Ilham Prajatama | Penulis: Dafriansyah Putra

Buleun Purnama, di Nanggroe – Produser: Asmara Abigail, Dani Huda | Sutradara: Dani Huda | Penulis: Dani Huda, Chandra Cahyana, Raisa Kamila

Darah Djoeang – Produser: Fanny Chotimah | Sutradara: Reni Aprilian | Penulis: Ardhika Surya Adhi

Desing Peluru Tak Bertuan – Produser: Iqbal Mohammad Hamdan | Sutradara & Penulis: Sandi Akbar Paputungan

Ibu Raih – Produser: Theo Maulana | Sutradara & Penulis: Janice Angelica

Jam 7 Pagi (Makassar, 1947) – Produser: Ayu Kartika | Sutradara & Penulis: Zhaddam A. Nurdin

Menara Terakhir – Produser: Gerald A. | Sutradara: Sarah Adilah | Penulis: Mohammad Iqbal

Operasi Malino: Lembar yang Hilang – Produser: M. Ilham Mustain Murda | Sutradara: Wahyu Mika | Penulis: Wahyu Mika, M. Ilham Mustain Murda

Seriboe Soedirman – Produser: Nisa F. | Sutradara: Edy Wibowo | Penulis: Tri Wahyudi, Suharmono

Suara Republik – Produser: Muhammad Kholiq | Sutradara: BW Purbanegara | Penulis: Luhki Herwanayogi

Timur 1950 – Produser: Andi Arfan Sabran | Sutradara: Muh. Ishak Iskandar | Penulis: Andi Arfan Sabran

Yang Tenggelam Saat Fajar – Produser: Ronantikarunia | Sutradara: May Ramadhan | Penulis: May Ramadhan, Zydan Nabil