Jadi Tunggal Putra Nomor 1 Dunia, Jonatan Christie Tuntaskan Kerinduan 26 Tahun
JONATAN Christie akan menjadi pebulu tangkis tunggal putra nomor 1 dunia pekan depan. Ia sekaligus menuntaskan kerinduan Indonesia yang tidak lagi memiliki pemain di posisi teratas pada sektor tersebut dalam kurun 26 tahun terakhir.
Jonatan saat ini menempati peringkat tiga dunia secara perhitungan poin Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Pebulu tangkis kelahiran Jakarta itu telah mengumpulkan 89.231 poin per 18 Agustus 2026.
1. Skenario Jonatan Christie Jadi Ranking 1 Dunia
Lelaki berusia 28 tahun itu hanya berjarak sekira 5.000 poin dari peringkat pertama dunia, Shi Yu Qi (94.255 poin). Tapi, pebulu tangkis berpaspor China itu mengalami hasil buruk di BWF World Championships 2026.
Shi terhenti di babak 64 besar setelah kalah dari wakil India, Ayush Shetty. Kemudian, ranking dua dunia, yakni Kunlavut Vitidsarn dari Thailand (91.215 poin) juga gugur di perempatfinal.
Begitupun dengan peringkat empat yakni Anders Antonsen dari Denmark (87.705 poin) yang terhenti di 64 besar. Adapun, peringkat lima dunia yakni Christo Popov dari Prancis (87.002 poin) mengalami nasib serupa dengan Shi.
Momentum sebenarnya didapat oleh peringkat enam dunia yaitu Chou Tien Chen (84.280 poin) untuk merebut peringkat satu. Namun, tungal putra asal Taiwan itu terhenti di semifinal setelah kalah dari Kodai Naraoka (Jepang).
2. Ikuti Jejak Taufik Hidayat
Jojo memang hanya mampu mencapai babak 16 besar BWF World Championships 2026. Namun, hasil buruk yang didapat oleh para pesaingnya membuka peluangnya naik ke ranking 1 dunia.
Meski poinnya berkurang setelah BWF World Championships 2026, Jonatan bukanlah yang terburuk. Diperkirakan, dia akan menempati ranking satu dunia pada pekan depan dengan koleksi 87.631 poin.
Menurut Badminton Talk, Jonatan akan mencetak sejarah. Ia adalah tunggal putra pertama asal Indonesia yang menjadi peringkat 1 dunia di era baru penghitungan World Ranking.
Di sisi lain, Jonatan akan mengikuti jejak Taufik Hidayat. Pria asal Bandung itu adalah tunggal putra Indonesia terakhir yang menempati posisi 1 dunia pada Agustus 2000 alias 26 tahun lalu!









