BPJS Ketenagakerjaan Bersama HDCI Lindungi 5.000 Ojol hingga Tiga Tahun

BPJS Ketenagakerjaan Bersama HDCI Lindungi 5.000 Ojol hingga Tiga Tahun

Berita Utama | sindonews | Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:40
share

Semangat brotherhood tidak berhenti di jalan. Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) bersama BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada 5.000 mitra pengemudi ojek online (ojol) di enam wilayah. Perlindungan yang semula dirancang selama lima bulan, Agustus hingga Desember 2026, diputuskan HDCI untuk dilanjutkan hingga tiga tahun.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui rangkaian Merdeka Ride & Evoria Rally 2026 di Melasti, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (15/8/2026). Perlindungan diberikan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Kolaborasi ini sekaligus menandai HDCI sebagai komunitas otomotif pertama yang berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pengemudi ojol. Inisiatif tersebut memperluas makna kegiatan sosial komunitas, dari bantuan yang hadir dalam satu momentum menjadi perlindungan yang manfaatnya dapat dirasakan pekerja dan keluarganya dalam jangka panjang.

Baca juga: Sahroni Buka Acara Merdeka Ride 2026, HDCI Tanggung Biaya BPJS Ketenagakerjaan 5.000 Ojol selama 3 Tahun

Ketua Umum HDCI, Ahmad Sahroni, mengatakan kepedulian terhadap pengemudi ojol merupakan bagian dari semangat HDCI untuk menghadirkan manfaat nyata melalui kekuatan komunitas.

“Program HDCI berbagi dengan ojol ini sejalan dengan semangat pemerintah dan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang setiap hari bekerja dan berjuang di jalan. Bagi kami, keberadaan HDCI bukan hanya tentang berkegiatan dan berkendara, tetapi bagaimana kekuatan komunitas bisa hadir, berbagi, dan memberikan perlindungan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Sahroni, Minggu (16/8/2026).Menurut Sahroni, keputusan memperpanjang perlindungan hingga tiga tahun diambil setelah melihat manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang tidak hanya dirasakan pekerja, tetapi juga keluarganya, termasuk melalui manfaat beasiswa pendidikan bagi anak sesuai ketentuan program.

“Setelah melihat manfaatnya, terutama adanya beasiswa untuk anak, saya putuskan perlindungan ini diberikan hingga tiga tahun. Ini luar biasa karena manfaatnya bukan hanya untuk para ojol, tetapi juga untuk pendidikan anak-anak mereka. Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas motor bisa kuat sekaligus memberikan manfaat. Jangan hanya geber motor, keberadaan HDCI harus bisa dirasakan manfaatnya oleh banyak orang, terutama para ojol,” ujar Sahroni.

Lihat video: Menaker Bongkar Biaya untuk BPJS Ketenagakerjaan Ojol

 

Pengemudi ojol merupakan kelompok pekerja yang menghadapi risiko tinggi karena aktivitas pekerjaannya banyak berlangsung di jalan. Di balik setiap perjalanan, terdapat keluarga yang menggantungkan kehidupan pada penghasilan mereka. Karena itu, perlindungan bagi 5.000 pengemudi ojol bukan sekadar tentang jumlah peserta, melainkan memastikan pekerja memiliki jaring pengaman ketika menghadapi risiko pekerjaan.

Melalui JKK, peserta mendapatkan perawatan hingga sembuh akibat kecelakaan kerja sesuai indikasi medis dan ketentuan program. Apabila peserta meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, ahli waris berhak memperoleh santunan sebesar 48 kali upah yang dilaporkan.

Sementara melalui JKM, ahli waris peserta yang meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja memperoleh manfaat dasar sebesar Rp42 juta. Selain itu, terdapat manfaat beasiswa bagi paling banyak dua orang anak sesuai persyaratan program, termasuk ketentuan masa iur paling singkat tiga tahun.Sebanyak 5.000 pengemudi ojol yang mendapatkan perlindungan tersebut tersebar di enam wilayah, yakni 900 orang di Jakarta, 900 di Bandung, 700 di Yogyakarta, 700 di Semarang, 800 di Malang, dan 1.000 di Bali.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengapresiasi komitmen HDCI yang menjadikan semangat brotherhood sebagai kekuatan untuk memperluas perlindungan pekerja.

“Merdeka Ride & Evoria Rally bukan hanya tentang perjalanan, brotherhood, dan kebersamaan. Dari dua pulau dan tiga rute perjalanan, hari ini kita dipertemukan dalam satu semangat yang sama, yaitu bergerak bersama melalui sinergi untuk memberikan perlindungan kepada pekerja Indonesia,” ungkap Saiful.

Menurut Saiful, perluasan kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan membutuhkan kolaborasi banyak pihak. Komunitas memiliki posisi strategis karena dekat dengan masyarakat dan memiliki jaringan yang dapat menggerakkan kepedulian secara lebih luas.

“Perluasan perlindungan tidak bisa dilakukan sendiri. Kita membutuhkan kekuatan komunitas untuk mengajak semakin banyak pekerja di sekitarnya mendapatkan perlindungan. Hari ini perlindungan diberikan kepada 5.000 ojol di enam wilayah. Ke depan, kami berharap perlindungan ini juga dapat diperluas kepada ekosistem pekerja dalam komunitas HDCI,” kata Saiful.“Di balik setiap manfaat yang diberikan, terdapat pekerja dan keluarga yang sedang menghadapi risiko. Di situlah negara hadir melalui BPJS Ketenagakerjaan, memastikan pekerja dan keluarganya mendapatkan perlindungan ketika mereka membutuhkan,” imbuh Saiful.

Perlindungan juga mencakup keberlanjutan kehidupan keluarga ketika pencari nafkah menghadapi risiko. Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tidak hanya diberikan kepada pekerja, tetapi juga dapat dirasakan oleh keluarga melalui berbagai manfaat sesuai ketentuan program, termasuk manfaat beasiswa pendidikan bagi anak.

“Yang kita lindungi bukan hanya pekerjanya, tetapi juga ketahanan keluarganya dan cita-cita anak-anaknya. Ketika risiko terjadi, jangan sampai masa depan anak ikut berhenti,” ujar Saiful.

Semangat tersebut sejalan dengan transformasi Value Beyond Protection yang terus dikembangkan BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan tidak hanya hadir ketika risiko terjadi, tetapi juga diarahkan untuk memberikan nilai tambah sebelum, saat, dan setelah risiko.

Melalui prinsip 3P, yakni Pelatihan, Produktif, dan Profit, manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan diharapkan dapat menjadi daya bagi pekerja dan keluarganya untuk meningkatkan kapasitas, kembali produktif, dan membangun keberlanjutan ekonomi.“Kita ingin manfaat menjadi daya. Setelah keluarga mendapatkan perlindungan, mereka memiliki kesempatan untuk kembali bangkit, produktif, dan mandiri. Inilah semangat Value Beyond Protection yang ingin terus kita bangun bersama,” kata Saiful.

Perpanjangan perlindungan 5.000 pengemudi ojol hingga tiga tahun menjadi langkah penting agar manfaat tidak berhenti pada satu kegiatan. Masa kepesertaan yang lebih panjang memberikan jaring pengaman yang lebih berkelanjutan bagi pekerja dan keluarganya dalam menghadapi risiko sosial ekonomi, termasuk keberlanjutan pendidikan anak melalui manfaat beasiswa sesuai ketentuan program.

Komitmen HDCI juga tidak berhenti pada perlindungan 5.000 pengemudi ojol. Inisiatif ini akan dibawa dalam Musyawarah Nasional (Munas) HDCI, dengan harapan dapat dikembangkan secara nasional dan direplikasi oleh Pengurus Daerah (Pengda) HDCI.

Dengan demikian, kolaborasi HDCI dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan berkembang menjadi gerakan komunitas untuk memperluas perlindungan bagi pekerja informal dan pekerja rentan di berbagai daerah.

Merdeka Ride & Evoria Rally 2026 pada akhirnya membawa lebih dari sekadar perjalanan. Dari perjalanan lahir kepedulian. Dari kepedulian tumbuh kolaborasi. Dan dari kolaborasi hadir perlindungan yang menjaga pekerja sekaligus masa depan keluarganya. Berjalan Bersama, Melindungi Pekerja dan Keluarganya.

Topik Menarik