Prabowo Akui Belum Tuntaskan Semua Janji Politik di Pidato Kenegaraan: Kita Mulai Selesaikan!
JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengakui belum menunaikan seluruh janji politiknya selama 21 bulan memimpin Indonesia. Namun, ia menyebut sudah mulai menyelesaikan persoalan tersebut.
Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
"Saya belum bisa mengatakan bahwa seluruh persoalan bangsa telah selesai, atau bahwa seluruh janji yang saya ucapkan telah tertunaikan, belum," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, pemerintah mulai menangani sejumlah persoalan yang selama puluhan tahun dinilai sulit diselesaikan. Dia menekankan proses tersebut masih berjalan.
"Tetapi dalam waktu kurang 2 tahun, kita telah buktikan dengan keberanian mengambil keputusan, dengan kerja keras didasari hati yang tulus, kehendak yang jelas, orientasi kepada rakyat dan gotong royong seluruh unsur bangsa, masalah-masalah yang selama puluhan tahun dianggap sangat rumit atau terlalu rumit dapat kita mulai selesaikan. Saya tidak mengatakan selesai, saya mengatakan kita mulai selesaikan," sambung dia.
Prabowo dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024. Hingga 14 Agustus 2026, dia telah menjalani 21 bulan atau 663 hari masa kepemimpinan. Dalam kurun waktu tersebut, Prabowo menyebut pemerintah telah mengambil ratusan keputusan untuk menangani persoalan yang dihadapi negara.
"Dalam waktu 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah negara," ujarnya.
Eks Menteri Pertahanan ini menyebut sejumlah persoalan tersebut sudah berlangsung selama puluhan tahun. Dia pun menghitung rata-rata kebijakan transformatif yang telah diputuskan pemerintah.
"Sebagian masalah-masalah itu, telah berpuluh tahun tidak bisa kita selesaikan. Artinya, kita bisa mengatakan bahwa kita telah putuskan 1 kebijakan transformatif setiap 5 hari," ucap Prabowo.









