8 Selongsong Peluru Kaliber 5,56 mm Disita dari TKP Penembakan Festival Lembah Baliem
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Saat Olah TKP, poetugas menyita 8 selongsong peluru dari lokasi.
“Petugas mengamankan delapan butir selongsong PIN kaliber 5,56 mm, satu lembar jaket, serta satu buah proyektil GLM," kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).
Baca juga: Hasil Olah TKP Penembakan di Pintu Masuk FBLB, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan 2 Anggota KKB
Petugas juga menemukan bekas tembakan dan serpihan proyektil pada kendaraan korban berupa satu unit Mitsubishi Triton nomor polisi PA 8418 Z. Empat serpihan proyektil pada kendaraan korban turut diamankan.
"Pada kendaraan tersebut ditemukan tiga titik atau bekas tembakan, yakni dua titik pada bagian pintu pengemudi dan satu titik pada bagian depan kendaraan atau kap mesin," ujar dia.
Yusuf menambahkan, seluruh barang bukti tersebut telah didata, didokumentasikan, dan diamankan untuk mendukung pemeriksaan serta proses penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: Polda Papua Pastikan Tak Ada Wamenpar saat Peristiwa Penembakan di Festival Lembah Baliem
“Seluruh barang bukti tersebut telah didata, didokumentasikan dan diamankan untuk mendukung pemeriksaan serta proses penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.
Sebelumnya, dua warga sipil menjadi korban penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK) yang terjadi saat rangkaian acara Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan pada Sabtu (8/8/2026) lalu.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito menerangkan, kedua korban mengalami luka tembak di sejumlah bagian tubuhnya.
“Dua warga yang menjadi korban dalam kejadian tersebut yakni LMK (43), warga Jalan Hom-Hom, Wamena, yang mengalami luka diduga akibat tembakan pada bagian lutut kanan,” kata Cahyo kepada wartawan, Sabtu (8/8/2026).
“Sementara korban lainnya, S (50), warga Jalan Hom-Hom, Wamena, mengalami luka yang diduga akibat tembakan pada bagian paha kanan dan punggung tangan kanan,” sambung dia.
Dia menerangkan, setelah kejadian penembakan itu, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Untuk kondisi kedua korban dalam keadaan sadar dan masih menjalani tindakan medis,” ujar dia.









