Trump Umumkan Board of Peace Sepakat Lucuti Senjata Hamas di Gaza
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian mencapai kesepakatan untuk melucuti seluruh senjata milik Hamas dan kelompok-kelompok bersenjata Palestina lainnya di Jalur Gaza. Kesepakatan melalui lembaga bentukan AS itu diklaim menjadi langkah penting menuju berakhirnya perang di Gaza.
Pengumuman tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di Truth Social, Kamis malam (30/7/2026), waktu setempat. Dia menyebut, kesepakatan tersebut sebagai tonggak besar dalam pelaksanaan Trump 20-Point Plan, rencana yang digagas pemerintahannya untuk mengakhiri konflik antara Israel dan Hamas.
"Hari ini, Dewan Perdamaian mencapai kesepakatan BERSEJARAH untuk PELUCUTAN SEPENUHNYA Hamas dan semua kelompok bersenjata lainnya di Gaza. Ini adalah langkah monumental menuju PERDAMAIAN dan KEAMANAN yang abadi," tulis Trump di Truth Social, dikutip dari Reuters, Jumat (31/7/2026).
Hari Bhayangkara, Presiden Prabowo Beri Pangkat Kehormatan ke Purnawirawan Eks Ketua KPK-MPR
Menurut Trump, proses perlucutan senjata akan dilakukan secara bertahap. Seiring berjalannya proses tersebut, pasukan Israel akan ditarik secara bertahap dari wilayah Gaza.
Sebagai bagian dari skema itu, Pasukan Stabilisasi Internasional akan bekerja sama dengan kepolisian Palestina yang baru dibentuk untuk menjaga keamanan di Jalur Gaza.
Trump juga menyampaikan apresiasi kepada Mesir, Qatar, dan Turki yang berperan sebagai mediator dalam perundingan tersebut.
"Kesepakatan ini merupakan langkah penting agar Gaza pada akhirnya dapat diperintah oleh pemerintahan Palestina yang baru, yang akan bekerja sama erat dengan Board of Peace demi membantu rakyat Palestina," tulis Trump.
Dia menambahkan, kesepakatan itu juga diharapkan mampu menjamin keamanan Israel.
"Pada saat yang sama, Israel akan memperoleh keamanan yang memang layak mereka dapatkan," ujarnya.
Sebelumnya pada hari yang sama, sejumlah sumber mengatakan perundingan antara para mediator dan pimpinan Hamas di Kairo menunjukkan kemajuan yang jarang terjadi dalam pembahasan implementasi proposal perdamaian Gaza yang dimediasi Amerika Serikat.
Meski demikian, seorang pejabat Israel mengatakan syarat-syarat yang diajukan dalam perundingan tersebut masih belum memuaskan pihaknya.
Sementara di tengah perkembangan diplomatik itu, serangan militer Israel ke Jalur Gaza masih terus berlangsung. Petugas medis setempat melaporkan sedikitnya enam warga Palestina tewas akibat serangan pada Kamis, termasuk dua anak-anak.









