Mentan Pastikan El Nino Godzilla Tak Ganggu Stok Pangan, Cadangan Beras Aman

Mentan Pastikan El Nino Godzilla Tak Ganggu Stok Pangan, Cadangan Beras Aman

Berita Utama | inews | Selasa, 28 Juli 2026 - 17:55
share

JAKARTA, iNews.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan ancaman gagal panen akibat fenomena El Nino "Godzilla" yang diperkirakan terjadi tahun ini tidak akan mengganggu ketersediaan stok pangan nasional. Pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi sehingga dampaknya diperkirakan hanya berskala kecil.

“Semungkin ada kecil-kecil (gagal panen), tapi itu tidak akan berpengaruh pada stok nasional,” kata Amran usai menghadiri rapat terbatas mengenai Penanganan Cuaca Ekstrem dan Penanggulangan Bencana di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Amran menjelaskan, pemerintah telah mengantisipasi potensi El Nino sejak awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Pengalaman menghadapi El Nino pada 2023-2024 menjadi bekal untuk memperkuat mitigasi di sektor pertanian.

“Jadi insya Allah El Nino ini kan El Nino Godzilla. Tapi kita sudah antisipasi bukan saja tahun ini, tapi kita antisipasi sejak awal pemerintahan. Di saat awal pemerintahan Bapak Presiden Prabowo-Gibran itu sudah ada El Nino 2023-2024,” ujarnya.

Menurut Amran, pemerintah telah menjalankan sejumlah program untuk menjaga produksi pangan, di antaranya penyebaran sekitar 150.000 pompa air, perbaikan jaringan irigasi seluas sekitar 900.000 hektare, penyediaan benih tahan kekeringan, optimalisasi lahan rawa sekitar 800.000 hektare, pencetakan lebih dari 200.000 hektare sawah baru, hingga pembangunan embung serta sumur dangkal dan sumur dalam.

Di sisi lain, Amran menilai kondisi cuaca saat ini justru menguntungkan sektor pertanian karena hujan masih terjadi di sejumlah wilayah.

“Dulu awalnya rencana katanya bulan April, ternyata banjir. Bulan Mei banjir lagi, bulan Juni banjir lagi. BMKG kemarin mengumumkan Jawa Timur, beberapa provinsi seluruh Indonesia ada hujan lebat dan itu harus diantisipasi. Jadi ini berkah untuk petani Indonesia,” katanya.

Amran juga memastikan stok pangan nasional berada dalam kondisi aman. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog saat ini mencapai sekitar 5,2 juta ton dan masih ditopang produksi padi yang sedang berjalan.

“Dan yang terpenting hari ini stok kita tetap bertahan di 5,2 juta ton. Jadi insya allah aman. Kalau sekarang persiapan kita, stok pangan kita aman,” ujarnya.

Dia menjelaskan, saat ini terdapat standing crop atau tanaman padi yang sedang tumbuh dengan potensi produksi sekitar 10-11 juta ton. Selain itu, stok beras di rumah tangga, hotel, restoran, dan sektor horeka diperkirakan mencapai sekitar 12 juta ton.

“Standing crop nilainya itu kurang lebih 10-11 juta ton. Standing crop yang ditanam sekarang daerah irigasi itu akan tetap produksi kalaupun ada kering. Yang kedua adalah di hotel, rumah, horeka itu ada 12 juta ton. Kemudian di Bulog ada 5 juta ton. Ya masih bisa 10 bulan. Kalau kita hitung 10 bulan ke depan, Maret itu panen puncak. Jadi aman,” jelasnya.

Amran menegaskan fenomena El Nino tidak akan memicu kenaikan harga beras karena pemerintah memiliki cadangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Insya Allah enggak (harga naik). Justru kalau ada yang butuh beras, ada di gudang tuh. Gudang 5,2 juta ton. Oke? Aman ya? Aman,” tegasnya.

Topik Menarik