Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung

Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung

Berita Utama | sindonews | Rabu, 22 Juli 2026 - 08:31
share

Nanik S. Deyang menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Nanik mundur karena harus menjalani pengobatan jantung di luar negeri.

Keputusan Nanik untuk mundur dari jabatannya cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, Nanik belum lama menjabat sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana yang tersangkut kasus dugaan korupsi.

Berdasarkan data yang dihimpun, Nanik dilantik Presiden Prabowo Subianto si Istana Negara pada Senin, 8 Juni 2026. Nanik dilantik bersama dua Wakil Kepala BGN yakni, Agustina Arumsari dan Trenggono dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029.

Baca juga: Breaking News! Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri

Pengangkatan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN dan dua wakilnya itu didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BGN Periode Tahun 2024-2029.Usai dilantik, Nanik tak kuasa membendung air matanya seusai berjabat tangan dengan Presiden Prabowo. Tangisnya pecah. Tangan Nanik beberapa kali menyeka air mata yang membasahi pipi.

Lihat video: Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN Gantikan Dadan

 

Sebelumnya, Asisten khusus Presiden Bidang komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, membenarkan kabar tersebut. "Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," ujar Dirgayuza, Rabu (22/7/2026).

Dirgayuza kemudian membagikan tautan Facebook akun Nanik yang juga menuliskan kalimat pamit kepada Presiden Prabowo. "Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu (22/7) saya berangkat," tulis Nanik.

"Ini bukan karena tidak percaya dokter yg hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," sambungnya.

Nanik menyampaikan maaf kepada Presiden Prabowo karena harus mengajukan pengunduran diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. "Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," katanya.

Topik Menarik