Laporan Penculikan Dicabut, Polisi Tetap Cari Atlet Golf Jesslyn Wijaya

Laporan Penculikan Dicabut, Polisi Tetap Cari Atlet Golf Jesslyn Wijaya

Berita Utama | okezone | Selasa, 21 Juli 2026 - 15:35
share

JAKARTA - Polisi menyatakan masih terus melakukan pencarian terhadap atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay, yang diduga diculik di sebuah restoran di Jakarta Pusat (Jakpus). Pencarian terus dilakukan, meski pihak pelapor telah mencabut laporan dugaan penculikan tersebut.

"Perkembangan terbarunya adalah pada hari Minggu, tanggal 19 Juli 2026, pelapor datang ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk mencabut laporan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra saat dihubungi, Selasa (21/7/2026).

Roby menyebut, pelapor berinisial NA yang mencabut laporan merupakan rekan korban. Meski demikian, ia memastikan proses penyelidikan tetap berlanjut untuk mengetahui apakah korban benar menjadi korban penculikan atau tidak.

 

"Namun kami dari Polres Jakpus belum menghentikan penyelidikan, karena kami masih belum menemukan fakta yang sebenarnya terjadi, apakah terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Roby memperkirakan korban saat ini telah berada di luar Jakarta. Karena itu, penyelidikan difokuskan untuk melacak pergerakan terduga penculik melalui rekaman CCTV, termasuk mendatangi rumah korban.

"Ada kemungkinan tidak di Kota Jakarta. Namun kami masih melakukan penyelidikan sampai menemukan apakah peristiwa ini terjadi atas kemauan korban atau memang terdapat dugaan tindak pidana penculikan seperti yang dilaporkan di awal," ujarnya.

 

Sebelumnya, dugaan penculikan yang menimpa atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay telah dilaporkan keluarga kepada aparat kepolisian sebagaimana tercatat dalam laporan polisi nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.

"Kami berharap Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan langkah-langkah penyelidikan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel," kata kuasa hukum keluarga, Andi Darti, dalam keterangannya.

Berdasarkan kronologi yang disampaikan pihak keluarga, peristiwa dugaan penculikan terjadi saat Jesslyn secara tiba-tiba ditutup matanya. Korban kemudian diangkat oleh pria berbadan besar menuju sebuah mobil berwarna hitam. Sejak saat itu, korban tidak dapat dihubungi oleh teman maupun keluarganya. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (13/7/2026) malam.

"Korban terdengar berteriak meminta pertolongan dan sempat berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil," ujar Andi.

"Kendaraan tersebut selanjutnya meninggalkan lokasi. Menurut keterangan saksi, terdapat sekitar lima orang laki-laki di lokasi pada saat peristiwa berlangsung," imbuhnya.
 

Topik Menarik