Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca

Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca

Berita Utama | sindonews | Kamis, 2 Juli 2026 - 08:49
share

Inggris akan menghadapi Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah kedua tim sama-sama meraih kemenangan di fase 32 besar. Pertandingan tersebut menjadi ujian besar bagi The Three Lions, bukan hanya karena kekuatan Meksiko, tetapi juga faktor ketinggian Stadion Azteca, Mexico City.

Inggris melaju setelah bangkit mengalahkan RD Kongo dengan skor 2-1. Skuad asuhan Thomas Tuchel sempat tertinggal cepat melalui gol Brian Kibambe Cipenga pada menit ketujuh. Namun, Harry Kane tampil sebagai penyelamat dengan memborong dua gol pada 15 menit akhir pertandingan untuk membawa Inggris membalikkan keadaan.

Di sisi lain, Meksiko memastikan tiket ke 16 besar usai menundukkan Ekuador 2-0. Julian Quinones membuka keunggulan pada menit ke-22 melalui serangan cepat, sebelum Raul Jimenez menggandakan skor sembilan menit kemudian. Hasil itu memperpanjang catatan impresif El Tri yang belum kebobolan dalam empat pertandingan di Piala Dunia 2026.

Meksiko juga tampil produktif dengan mencetak delapan gol dari empat laga, atau rata-rata dua gol per pertandingan. Catatan tersebut membuat tim tuan rumah tidak bisa dipandang sebelah mata, terutama karena mereka akan bermain di Stadion Azteca yang berada sekitar 2.194 meter di atas permukaan laut.

Tuchel mengakui kondisi geografis tersebut menjadi persoalan serius bagi Inggris. Tekanan udara yang lebih rendah di Mexico City membuat kadar oksigen menipis, sehingga pemain yang terbiasa bermain di dataran rendah berpotensi mengalami kelelahan lebih cepat."Ketinggian ini akan menjadi kerugian besar bagi kami. Secara fisik, mustahil bagi kami untuk beradaptasi hanya dalam tiga hari," kata Tuchel.

Inggris hanya memiliki waktu istirahat singkat setelah duel melelahkan melawan RD Kongo. Skuad The Three Lions dijadwalkan tiba di Mexico City dua hari sebelum pertandingan, sementara proses adaptasi tubuh terhadap kondisi dataran tinggi biasanya membutuhkan waktu lebih lama.

Situasi tersebut berbeda dengan Meksiko yang telah menjalani pertandingan fase grup di wilayah dataran tinggi, termasuk di Guadalajara dan Stadion Azteca. Kondisi itu membuat para pemain El Tri lebih terbiasa menghadapi tipisnya oksigen serta tuntutan fisik pertandingan di Mexico City.

Meski begitu, Inggris tetap memiliki modal besar melalui performa Kane. Kapten Inggris tersebut telah mengoleksi lima gol di Piala Dunia 2026 dan menjadi tumpuan utama lini depan The Three Lions. Pertemuan Inggris melawan Meksiko pun akan mempertemukan ketajaman Kane dengan pertahanan El Tri yang masih sempurna di turnamen.

Duel di Stadion Azteca diperkirakan menjadi salah satu laga paling menarik pada babak 16 besar. Inggris datang dengan ambisi mengakhiri penantian panjang meraih gelar Piala Dunia, sedangkan Meksiko berpeluang memanfaatkan dukungan publik sendiri dan keuntungan kondisi kandang untuk menyingkirkan salah satu raksasa Eropa.

Topik Menarik