Gempa Bumi Venezuela Tewaskan 920 Orang
IDXChannel - Menurut pemerintah Venezuela, lebih dari 900 orang tewas dan 3.360 lainnya luka-luka akibat gempa bumi, sementara tim penyelamat terus mencari korban selamat dan keluarga-keluarga menunggu dengan cemas kabar terbaru.
Dilansir dari laman BBC Sabtu (27/6/2026), para korban luka dirawat di fasilitas medis darurat setelah puluhan bangunan di bagian utara negara itu hancur akibat dua gempa, termasuk di ibu kota Caracas.
Seorang pejabat senior pemerintah mengatakan ratusan petugas penyelamat internasional telah tiba di negara itu, dan lebih banyak lagi yang akan menyusul.
Sebelumnya, dua gempa bumi dahsyat mengguncang Venezuela dalam hitungan detik pada hari Rabu. Gempa kedua merupakan salah satu gempa terkuat yang melanda negara itu dalam satu abad terakhir, dengan magnitudo 7,5.
"La Guaira, sebuah wilayah di utara ibu kota, telah terdampak paling parah," kata para pejabat. Negara bagian ini juga merupakan lokasi salah satu dari dua pelabuhan utama negara dan Bandara Internasional Simón Bolívar di Maiquetía, bandara utama negara tersebut.
Banyak orang hilang dan kemungkinan jumlah korban tewas akan meningkat seiring berlanjutnya upaya penyelamatan.
Di La Guaira, seorang ibu korban gempa bernama Natacha Diaz mengatakan kepada BBC bahwa kedua putrinya berusia 22 dan 23 tahun terperangkap di bawah reruntuhan pusat perbelanjaan yang runtuh, tempat mereka bekerja sebagai ahli manikur. "Mereka bersama teman-teman mereka. Saya hanya ingin mereka ditemukan. Saya percaya dan berharap mereka ada di sana. Saya hanya ingin mereka kembali bersama saya. Mereka adalah satu-satunya yang saya miliki, tolong," ujarnya.
Ketua Majelis Nasional Jorge Rodriguez mengatakan dalam siaran televisi pemerintah pada hari Jumat menyebut, jumlah korban tewas telah mencapai 920, dengan setidaknya 172 orang masih diyakini terperangkap. Di La Guaira saja, setidaknya 243 orang telah diselamatkan.
(kunthi fahmar sandy)










