Demo di Konawe Ricuh, Massa Gunakan Truk Jebol Gerbang Kantor Bupati

Demo di Konawe Ricuh, Massa Gunakan Truk Jebol Gerbang Kantor Bupati

Berita Utama | inews | Rabu, 17 Juni 2026 - 17:06
share

KONAWE, iNews.id – Demonstrasi ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Pengawal Pembangunan Rakyat (GEMPAR) di Kantor Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (17/6/2026) siang, berujung ricuh. Massa menjebol gerbang kantor bupati menggunakan truk setelah kecewa tidak dapat bertemu langsung dengan Bupati Konawe.

Kericuhan terjadi ketika massa yang datang menggunakan sejumlah kendaraan berat dan truk berusaha memasuki halaman Kantor Bupati Konawe. 

Merasa dihalangi untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada bupati, massa kemudian menabrakkan sebuah truk ke pintu gerbang hingga berhasil masuk ke area perkantoran.

Aksi tersebut sempat memicu ketegangan dan aksi saling dorong antara demonstran dengan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan di lokasi. Namun, situasi berhasil dikendalikan sehingga tidak berkembang menjadi kerusuhan yang lebih besar.

Dalam aksi tersebut, massa menuntut Pemerintah Kabupaten Konawe segera mengambil langkah konkret terkait legalitas aktivitas penambangan pasir rakyat. 

Mereka meminta pemerintah mempercepat proses perizinan agar masyarakat dapat kembali bekerja secara legal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Koordinator aksi, Ilham Killing mengatakan bahwa penutupan aktivitas penambangan pasir telah berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat yang selama ini menggantungkan mata pencaharian dari sektor tersebut.

Menurutnya, pemerintah perlu segera mendorong penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dan Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB) agar aktivitas penambangan dapat berjalan secara legal dan berkelanjutan.

"Sekarang ekonomi lagi susah, pemerintah itu harus mendukung program-program strategis nasional. Hari ini tertutupnya penambangan pasir, proyek-proyek nasional juga tidak jalan, proyek daerah juga tidak jalan. Oleh karena itu kami datang untuk meminta solusi kepada pemerintah daerah," ujar Ilham.

Setelah menyampaikan orasi, perwakilan massa akhirnya diterima oleh Sekretaris Daerah Konawe untuk melakukan dialog. 

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Konawe menyatakan akan menindaklanjuti tuntutan masyarakat dengan menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta instansi terkait lainnya.

Demonstrasi akhirnya berakhir setelah tercapai kesepakatan untuk melanjutkan pembahasan melalui dialog antara perwakilan masyarakat dan pemerintah daerah.

Topik Menarik