Viral Pria Diduga Lecehkan Anjing di Jakut, Polisi Periksa dan Tes Kejiwaan Pelaku
JAKARTA, iNews.id - Rekaman video memperlihatkan seorang pria diduga melecehkan seekor anjing di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, viral di media sosial. Kasus tersebut kini ditangani polisi yang telah memeriksa pelaku dan mendalami dugaan tindak pidana.
Dalam video yang beredar, pria berbaju merah itu terlihat berada di sebuah kafe yang memperbolehkan pengunjung membawa hewan peliharaan. Awalnya, pria tersebut disebut bermain dengan seekor anjing milik salah satu pengunjung.
Namun situasi berubah ketika pria itu diduga melakukan tindakan tidak pantas yang mengarah pada pelecehan terhadap hewan tersebut. Aksi tersebut kemudian diketahui pemilik anjing.
Pemilik hewan yang geram langsung mendatangi pria tersebut dan membawanya ke kantor polisi untuk diproses lebih lanjut.
Kasus itu pun dengan cepat menjadi perbincangan publik setelah rekaman kejadian tersebar luas di berbagai platform media sosial.
Kapolsek Penjaringan AKBP Agta Wijaya membenarkan pihaknya telah memeriksa pria yang diduga melakukan perbuatan tersebut.
Menurutnya, penyidik saat ini masih melengkapi berkas perkara dan mengumpulkan sejumlah keterangan pendukung sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.
"Sudah diperiksa, lagi proses pemberkasan. Kemudian, ada keterangan ahli juga, lagi dilengkapi. Ini kan korbannya hewan, jadi ada pemeriksaan pemeriksaan oleh dokter hewan terkait kondisi hewan tersebut," kata Agta, Sabtu (13/6/2026).
Selain meminta keterangan dari pelaku, polisi juga berkoordinasi dengan dokter hewan untuk mengetahui kondisi anjing yang diduga menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses penyelidikan. Selain pemeriksaan terhadap hewan, polisi juga mempertimbangkan pemeriksaan kejiwaan terhadap pria yang diduga melakukan tindakan tersebut.
Pemeriksaan psikologis dan kejiwaan dinilai penting untuk mengetahui kondisi mental pelaku serta mendukung proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
"Kalau status pelaku, kan baru kemarin pas kejadian itu langsung kita periksa yang bersangkutan, nanti juga mungkin ada rekomendasi pemeriksaan kejiwaan," ujarnya.
Meski demikian, polisi belum mengungkap alasan maupun motif yang melatarbelakangi dugaan perbuatan tersebut.
Hingga kini, status hukum pria yang diperiksa masih dalam tahap pendalaman. Penyidik belum menetapkan tersangka karena masih menunggu hasil pemeriksaan ahli, dokter hewan, serta kemungkinan pemeriksaan kejiwaan.
AKBP Agta menegaskan penyidik akan menggelar perkara setelah seluruh alat bukti dan keterangan pendukung dinilai lengkap.
"Belum bisa kita simpulkan kita main pemberkasan dulu, persiapan naik sidik. Nanti mungkin kalau ada unsur pidananya terlepas ada terkait masalah kejiwaannya, kalau memang bisa naik tersangka kita akan proses lebih lanjut. Kalau kita simpulkan sekarang, kita masih butuh hasil kejiwaan pemeriksaan korban hewan dan lainnya," ucapnya.









