Trump: Serangan Iran ke Israel Tak Pengaruhi Perundingan Damai dengan AS
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan serangan Iran terhadap Israel, Minggu (7/6/2026), tak akan mengubah sikapnya untuk melanjutkan perundingan damai dengan Teheran.
Dalam wawancara dengan Fox News, Trump mengatakan akan menginstruksikan Perdana Menteri Israel Netanyahu untuk tidak membalas serangan Iran.
Terlepas dari serangan tersebut, Trump menegaskan akan terus mengupayakan kesepakatan damai dengan Teheran.
"Ini (serangan Iran) tidak akan berdampak terhadap kesepakatan," katanya, dikutip Senin (8/6/2026).
Jika negosiasi gagal, Trump mengatakan akan mempertimbangkan tindakan militer lanjutan terhadap Iran atau memperketat lagi blokade ekonomi.
"Itu berarti mungkin kita akan masuk dan menangani sisa wilayah yang belum kita urus secara militer," katanya, seraya menegaskan blokade maritim terhadap terbukti lebih merusak daripada serangan militer.
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Dalam wawancara lain dengan surat kabar Inggris, Financial Times (FT), Trump mengatakan, Netanyahu harus menerima kesepakatan nuklir apa pun yang dicapai antara AS dan Iran. Dia menegaskan hanya dia yang mengendalikan keputusan kebijakan luar negeri AS.
"Dia (Netanyahu) tidak akan punya pilihan. Saya yang menentukan. Saya yang menentukan semuanya. Dia tidak menentukan," kata Trump, dalam wawancara telepon tersebut.
Pernyataan Trump itu disampaikan setelah Iran meluncurkan tiga gelombang serangan rudal balistik ke Israel. Serangan menargetkan Israel bagian utara, termasuk pangkalan udara.










