Sentuhan Kenyamanan di Mina, Layanan Haji Reguler yang Makin Manusiawi

Sentuhan Kenyamanan di Mina, Layanan Haji Reguler yang Makin Manusiawi

Berita Utama | sindonews | Jum'at, 29 Mei 2026 - 16:03
share

Di tengah padatnya rangkaian puncak ibadah haji di Mina, kenyamanan jemaah haji Indonesia menjadi perhatian penting dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Sejumlah fasilitas yang disiapkan untuk jemaah reguler disebut semakin baik dan memberi rasa aman, terutama bagi lansia dan jemaah dengan keterbatasan fisik.

Hal tersebut dikatakan oleh Anggota Tim Pengawas Haji DPR 2026 Bambang Haryo Soekartono, usai meninjau langsung pelayanan jemaah di Maktab 14 kawasan Jamarat, Mina, Makkah, Arab Saudi, Kamis (28/5/2026) malam bersama Rieke Diah Pitaloka.

Dalam peninjauan yang dilakukan sekitar pukul 23.00 waktu setempat itu, Bambang mengaku mendapat banyak respons positif dari jemaah terkait pelayanan yang mereka terima selama berada di Mina. “Alhamdulillah, mereka mengatakan pelayanannya seperti bintang lima. Jadi walaupun mereka membayar reguler, tapi mereka merasa pelayanannya bagus,” kata Bambang.

Baca juga: Mengenal Sejarah Hari Lahir Pancasila yang Diperingati Setiap 1 Juni

Menurut dia, peningkatan pelayanan terlihat dari berbagai fasilitas dasar yang kini lebih tertata, mulai dari pendingin ruangan (AC), tempat tidur, hingga jumlah toilet dan kamar mandi yang dianggap cukup memadai untuk kebutuhan jemaah. Dia menambahkan, kondisi tersebut penting untuk menjaga kenyamanan jemaah di tengah cuaca panas dan aktivitas ibadah yang sangat padat selama di Mina.

Tak hanya fasilitas penginapan, konsumsi jemaah juga dinilai cukup baik. Bambang menyebut makanan yang disediakan sudah memenuhi kebutuhan gizi jemaah. Kendati demikian, ia mencatat adanya masukan dari jemaah agar porsi sayur hijau dapat ditambah pada penyelenggaraan haji berikutnya.

“Tadi kita tanyakan gizinya cukup baik, sehingga tidak ada yang dikeluhkan oleh mereka. Jemaah hanya mengeluhkan masalah sayur saja, di mana sayur hijau itu perlu ditambah lagi pada tahun-tahun depan,” imbuhnya.

Di sisi lain, layanan kesehatan juga menjadi perhatian utama. Bambang menuturkan, para dokter dan tenaga kesehatan aktif memantau kondisi jemaah sehingga membuat mereka merasa lebih aman selama menjalani ibadah.

Pelayanan yang paling dirasakan manfaatnya oleh jemaah lanjut usia ialah keberadaan mobil golf yang disiapkan menuju area lempar jumrah. Fasilitas tersebut membantu jemaah yang tidak mampu berjalan jauh menuju Jamarat yang berjarak sekitar tiga kilometer dari tenda penginapan.“Golf car ini memberikan pelayanan untuk orang-orang tua, ibu-ibu, dan sebagainya yang tidak kuat untuk menuju ke tempat lempar jumrah,” ujarnya.

Selain itu, Bambang juga mengapresiasi penempatan maktab jemaah reguler yang dinilai relatif dekat dengan lokasi lempar jumrah. Menurutnya, hal itu menjadi salah satu faktor penting yang membantu mengurangi kelelahan jemaah pada fase paling padat dalam pelaksanaan haji.

“Ini yang menurut saya sangat bagus, untuk ke depannya bisa dipertahankan dan ditingkatkan,” pungkasnya.

Topik Menarik