Kerangka Manusia Ditemukan di Sungai Bedog Bantul, Diduga Orang yang Dilaporkan Hilang
BANTUL, iNews.id - Kerangka manusia ditemukan di aliran Sungai Bedog, wilayah Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Polisi yang menyelidiki kasus ini perlahan mulai menemukan titik terang.
Hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kerangka tersebut merupakan seorang pria bernama Sumadi (54) warga Dusun Tegaldowo, Bantul, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarga.
Petugas Unit Reskrim Polsek Pajangan kemudian mendatangi keluarga pelapor orang hilang di Dusun Tegaldowo Dukuh Grujugan RT 02, Bantul, Kamis (14/5/2026). Dari hasil wawancara dan pemeriksaan, ditemukan sejumlah kesamaan ciri antara korban hilang dengan kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, keluarga meyakini adanya kecocokan pada beberapa ciri fisik dan barang yang dikenakan jenazah. Korban diketahui merupakan seorang buruh harian lepas yang sebelumnya meninggalkan rumah dan tidak diketahui keberadaannya.
“Dari hasil pendalaman, keluarga menunjukkan pakaian dalam yang dikenakan jenazah memiliki kemiripan dengan milik anggota keluarga yang hilang,” ujar Iptu Rita dikutip dari iNews Sragen, Kamis (14/5/2026).
Selain pakaian, polisi juga menemukan petunjuk lain berupa kecocokan kondisi gigi korban. Menurut keterangan keluarga, Sumadi memiliki ciri khusus pada gigi depan bagian atas sebelah kanan yang menggunakan gigi palsu.
Hasil koordinasi polisi dengan tim medis di RS Bhayangkara Polda DIY menunjukkan adanya kesamaan dengan kondisi jenazah yang diperiksa.
“Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya kesamaan pada gigi depan bagian atas sebelah kanan. Selain itu pakaian yang digunakan juga identik dengan keterangan keluarga,” katanya.
Keluarga juga mengungkapkan Sumadi memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dan rutin menjalani pengobatan di rumah sakit.
Meski sejumlah ciri mengarah pada identitas korban, polisi menegaskan proses identifikasi tetap dilakukan secara hati-hati sesuai prosedur yang berlaku. Setelah proses identifikasi awal dan koordinasi dilakukan, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dari RS Bhayangkara Polda DIY.
Hingga kini polisi masih mendalami lebih lanjut guna memastikan seluruh proses identifikasi berjalan akurat dan sesuai prosedur resmi.










