3 Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Putra-Putra Terbaik Bangsa yang Terpilih Jaga Perdamaian
JAKARTA, iNews.id - Tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon dikenang sebagai putra-putra terbaik bangsa. Duka mendalam pun disampaikan jajaran TNI Angkatan Darat atas kepergian mereka.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menyampaikan rasa kehilangan besar atas gugurnya tiga prajurit yang tergabung dalam Satgas United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
“Tiga anggota kita gugur, untuk tiga orang ini kami sangat kehilangan,” ujar Maruli di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Jakarta, dikutip Minggu (5/4/2026).
Menurut dia, para prajurit tersebut bukan sosok biasa. Mereka merupakan prajurit pilihan yang dipercaya negara untuk mengemban tugas mulia menjaga perdamaian dunia di wilayah konflik.
“Beliau-beliau ini adalah putra-putra terbaik kami yang memang kami pilih dulu untuk berangkat penugasan peacekeeping,” ucap dia.
Ketiga prajurit yang gugur yakni Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar (33), Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan (26), dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon (28).
Diketahui, Farizal gugur lebih dulu dalam serangan ke posisi UNIFIL di Adchit Al Qusayr, selatan Lebanon, pada 29 Maret 2026. Sehari berselang, Zulmi dan Ichwan gugur setelah kendaraan yang mereka tumpangi hancur akibat bom pinggir jalan di dekat Bani Hayyan.
Terkait insiden tersebut, TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) tengah menyiapkan langkah lanjutan guna mengungkap secara jelas penyebab peristiwa yang merenggut nyawa para prajurit tersebut.










