TMJ Tindak Oknum Derek yang Viral Pungli di Tol Semarang-Solo: Tak Ada Toleransi!
SEMARANG, iNews.id - PT Trans Marga Jateng (TMJ) menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat dugaan aktivitas derek di ruas Jalan Tol Semarang-Solo yang viral di media sosial. Manajemen TMJ telah melakukan penelusuran serta investigasi internal secara menyeluruh terkait kejadian tersebut.
Berdasarkan hasil sementara, perusahaan langsung mengambil langkah tegas terhadap petugas derek yang terlibat.
Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, Prajudi menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi praktik pungutan liar dalam bentuk apa pun.
“TMJ tidak menoleransi pungutan liar dalam bentuk apa pun di perusahaan. Seluruh layanan operasional, termasuk layanan derek, wajib dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur guna menjamin keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan,” ujar Prajudi, dikutip Kamis (2/4/2026).
Dia juga memastikan bengkel yang digunakan dalam kejadian tersebut bukan bagian dari mitra resmi perusahaan maupun Jasa Marga Group.
“Prajudi juga menjelaskan, bengkel yang digunakan dalam kejadian tersebut bukan merupakan bengkel yang bekerja sama ataupun berafiliasi dengan PT Trans Marga Jateng maupun Jasa Marga Group,” ujarnya.
Sebagai informasi, pengguna jalan tol dapat mengakses layanan derek resmi secara gratis dengan menghubungi Call Center 133. Layanan ini berlaku bagi kendaraan yang mengalami gangguan atau kecelakaan dengan tujuan gerbang tol terdekat, pool derek, atau lokasi lain dalam radius maksimal 1 kilometer dari akses keluar terdekat.
Sementara itu, jika pengguna menghendaki tujuan di luar ketentuan tersebut, akan dikenakan biaya sesuai aturan yang berlaku, yakni tarif awal untuk kendaraan Golongan I sebesar Rp100.000 dan tarif lanjutan Rp8.000 per kilometer.
TMJ juga menyatakan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan seluruh layanan derek berjalan sesuai ketentuan serta memperkuat pengawasan operasional agar kejadian serupa tidak terulang.
Selain itu, perusahaan mengapresiasi perhatian masyarakat dan media dalam meningkatkan kualitas layanan jalan tol, serta kembali menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.










