Iran Bantah Minta Gencatan Senjata: Perang Berlanjut sampai AS Bayar Ganti Rugi!

Iran Bantah Minta Gencatan Senjata: Perang Berlanjut sampai AS Bayar Ganti Rugi!

Berita Utama | inews | Kamis, 2 April 2026 - 06:11
share

TEHERAN, iNews.id - Iran membantah keras klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Teheran meminta gencatan senjata. Pemerintah Iran menegaskan perang akan terus berlanjut dan tidak ada permintaan damai seperti disampaikan Washington.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Kamis (2/4/2026), menegaskan laporan mengenai permintaan gencatan senjata maupun proposal perdamaian hanyalah spekulasi media. Dia menekankan Iran tetap pada posisinya untuk melanjutkan perlawanan.

Menurut Araghchi, perang melawan AS dan Israel akan terus berlangsung hingga pihak yang dianggap sebagai agresor mendapat hukuman dan Iran memperoleh ganti rugi penuh atas kerugian yang dialami.

Sebelumnya, Trump mengklaim Iran telah mengajukan permintaan gencatan senjata kepada AS. Dalam pernyataannya di media sosial Truth Social, Trump menyebut Washington akan mempertimbangkan permintaan tersebut dengan syarat Iran membuka kembali Selat Hormuz.

“(Iran) baru saja meminta gencatan senjata kepada Amerika Serikat! Kita akan mempertimbangkannya begitu Selat Hormuz dibuka, bebas, dan lancar,” ujar Trump.

Dia juga memperingatkan jika Iran tidak membuka jalur vital tersebut, militer AS akan terus melanjutkan serangan hingga Selat Hormuz kembali dapat dilalui secara bebas.

Namun, pernyataan tersebut langsung ditepis oleh Teheran. Iran menegaskan tidak ada negosiasi atau permintaan damai yang diajukan, sekaligus menunjukkan bahwa konflik antara kedua pihak masih jauh dari kata mereda.

Topik Menarik