Kronologi Karyawan Ayam Geprek Tewas Membusuk Terbungkus Plastik di Bekasi

Kronologi Karyawan Ayam Geprek Tewas Membusuk Terbungkus Plastik di Bekasi

Berita Utama | inews | Minggu, 29 Maret 2026 - 13:52
share

BEKASI, iNews.id – Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya karyawan ayam geprek dalam kondisi membusuk dan terbungkus plastik di kompleks Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (29/3/2026). 

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam kios tempatnya bekerja. Penemuan jasad ini pertama kali diketahui oleh pemilik gerai yang curiga dengan kondisi kios di Blok D 33 tersebut.  

Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi yang memprihatinkan. Jasadnya tersembunyi di dalam kios dalam balutan kain dan plastik, yang memperkuat dugaan korban pembunuhan. 

"Ditemukan oleh bosnya sendiri pas Minggu dini hari. Kondisinya sudah dibungkus kain sama plastik di dalam (kios)," ujar Ali, salah seorang warga di lokasi kejadian, Minggu (29/3/2026). 

Petugas dari Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Tim identifikasi juga mengumpulkan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari beberapa saksi mata, termasuk pemilik kios dan warga sekitar untuk mengungkap kronologi kejadian. 

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai identitas lengkap korban maupun motif di balik peristiwa berdarah ini.

Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jasad karyawan ayam geprek tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Petugas medis akan melakukan autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian serta mencari petunjuk terkait terduga pelaku. 

Kasus penemuan mayat dalam plastik ini kini ditangani secara intensif oleh Unit Reskrim Polsek Serang Baru dan Satreskrim Polres Metro Bekasi. Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk memburu pelaku yang tega menghabisi nyawa korban.

Topik Menarik