Pemerintah Mau Bangun Rusun Murah di Depok, Cicilan Rp1,5 Juta per Bulan

Pemerintah Mau Bangun Rusun Murah di Depok, Cicilan Rp1,5 Juta per Bulan

Berita Utama | inews | Minggu, 8 Maret 2026 - 09:37
share

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan membangun rumah susun (rusun) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Depok, Jawa Barat. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait pun meninjau lahan milik Kementerian Komunikasi dan Digital yang direncanakan untuk pembangunan rusun tersebut. 

Lahan yang ditinjau memiliki luas total sekitar 45,06 hektare, terdiri atas lahan milik Komdigi seluas 30,086 hektare dengan sekitar 24,707 hektare masih berupa lahan kosong, serta lahan milik Radio Republik Indonesia (RRI) seluas 14,97 hektare dengan sekitar 9,62 hektare belum terbangun.

Saat ini sebagian lahan juga masih diokupasi oleh masyarakat, dengan sekitar 218 kepala keluarga (KK) menempati area tersebut.

Selain ukurannya yang luas, kawasan ini dinilai memiliki aksesibilitas yang baik. Lokasinya berada sekitar 5,2 kilometer dari Stasiun Depok Baru dan sekitar 5 kilometer dari Terminal Depok Margonda, serta didukung fasilitas sekitar seperti pasar, pusat kesehatan, tempat ibadah, dan sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA.

Menurut Menteri PKP, pembangunan rumah susun di kawasan tersebut berpotensi menjadi salah satu solusi untuk mengurangi selisih kebutuhan rumah dengan ketersediaan rumah atau backlog di Kota Depok yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan keterbatasan lahan.

Pemerintah juga akan menyiapkan skema pembiayaan yang memudahkan masyarakat untuk memiliki hunian. Masyarakat dapat mengakses pembiayaan rumah dengan tenor hingga 30 tahun, uang muka sekitar 1 persen, serta cicilan yang terjangkau.

Selain itu, pemerintah akan memberikan dukungan berupa tarif sosial untuk layanan dasar seperti listrik dan air agar beban masyarakat tetap ringan.

"Pembangunan rumah susun di kawasan ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi backlog perumahan di Kota Depok," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (8/3/2026). 

Maruarar menilai, dengan UMP Depok sekitar Rp5 juta, telah disiapkan skema pembiayaan dengan tenor hingga 30 tahun, uang muka sekitar 1 persen dan cicilan sekitar Rp1,5 juta per bulan.

Topik Menarik