Laga Persija Jakarta vs Arema FC Diwarnai Keributan, Mauricio Souza: Ada yang Sok Jagoan

Laga Persija Jakarta vs Arema FC Diwarnai Keributan, Mauricio Souza: Ada yang Sok Jagoan

Berita Utama | okezone | Senin, 9 Februari 2026 - 15:15
share

JAKARTA – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menjelaskan kronologi keributan di pinggir lapangan pada laga kontra Arema FC. Menurutnya, ada sikap tidak respek dan sok jagoan dari kubu lawan.

Duel Persija Jakarta vs Arema FC itu merupakan matchday 20 Super League 2025-2026. Laga digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu 8 Februari 2026 malam WIB.

Persija harus menelan kekalahan 0-2 saat menjamu Arema. Dua gol yang bersarang ke gawang tim berjuluk Macan Kemayoran itu dicetak lewat brace Gabriel Silva (82’, 90+11’). 

1. Keributan Kecil

Persija Jakarta vs Arema FC di Super League 2025-2026 (Foto: Instagram/@aremafcofficial)

Kekalahan ini jelas hasil yang mengecewakan bagi Persija. Bahkan setelah pertandingan, sempat terjadi sedikit keributan antara pemain, pelatih, dan ofisial kedua kesebelasan. Souza dan Marcos Santos bahkan terlihat sempat berseteru di pinggir lapangan. 

Souza mengungkapkan situasi panas itu terjadi berawal dari aksi Gabriel yang dianggapnya melakukan selebrasi berlebihan ke bangku cadangan Persija. Menurutnya, aksi mantan anak asuhnya di Flamengo U-20 itu jauh dari kata respek. 

 

“Pertandingan awalnya berjalan normal antara dua tim besar. Tapi saat mereka mencetak gol kedua, Gabriel (Silva) melakukan tindakan yang tidak pantas dengan mengejek bangku cadangan kami,” kata Souza dalam jumpa pers pascalaga, dikutip Senin (9/2/2026). 

“Bagi saya itu tidak hormat, apalagi dia dulu pemain saya di U-20. Saya bahkan sempat bilang ke Dalberto agar memperingatkan Gabriel untuk respek,” tambah pria asal Brasil itu.

“Setelah laga usai, saat saya mau bersalaman dengan staf pelatih Arema, Gabriel justru mendatangi saya dan berdebat. Dia tidak mau mengakuinya,” terang Souza.  

 

2. Perkeruh Suasana

Persija Jakarta vs Arema FC di Super League 2025-2026 (Foto: Instagram/@persija)

Selain itu, Souza juga menyinggung Santos yang dianggapnya memperkeruh suasana. Ia mengatakan situasi serupa juga sempat terjadi di putaran pertama saat Persija menang dengan skor 3-1 di Malang.

“Lalu Marquinhos juga sok jagoan, sama seperti saat kami bermain di kandang Arema dulu ketika mereka menyerang bangku cadangan kami dan memaki asisten saya, Italo. Saya sudah tahu sejarah dia, awalnya bicara sopan lewat WhatsApp tapi di lapangan mau jadi pahlawan,” papar Souza.  

Meski demikian, Souza menyatakan persoalan itu sudah tuntas. Menurutnya, masalah tersebut cukup terjadi di lapangan dan ketika laga beres, maka berakhir juga. 

“Tapi tidak apa-apa, itu bagian dari drama pertandingan. Selamat untuk Arema atas kemenangannya,” pungkas Souza.

Topik Menarik