Google Cetak Rekor Pendapatan Rp6.700 Triliun pada 2025
IDXChannel - Alphabet, perusahaan induk Google, melaporkan rekor pendapatan tahunan sebesar USD400 miliar atau sekitar Rp6.700 triliun pada 2025.
Pendapatan Alphabet mencapai USD113 miliar pada kuartal IV-2025, naik 18 persen year-on-year.
Dilansir dari AFP pada Kamis (5/2/2026), Alphabet berencana meneruskan investasi besar-besaran di sektor kecerdasan buatan (AI).
Perusahaan memperkirakan pengeluaran modal hingga USD185 miliar pada 2026, dua kali lipat lebih tinggi dari tahun lalu, untuk memenuhi permintaan pelanggan akan produk AI.
"Kami masih mengalami kendala pasokan komputasi AI bahkan ketika kami telah meningkatkan kapasitas kami," kata CEO Alphabet Sindar Pichai dalam panggilan konferensi pendapatan.
AI Gemini milik Google terus berkembang pesat, mengakhiri tahun dengan 750 juta pengguna bulanan, meningkat 100 juta dari kuartal sebelumnya.
"Kami memperkirakan Google akan menyalip OpenAI tahun ini untuk posisi teratas dalam AI," kata Analis Emarketer Nate Elliott.
Pada kuartal yang baru saja berakhir, Alphabet melaporkan laba sebesar USD34,5 miliar.
Pendapatan dari komputasi awan melonjak 48 persen pada kuartal lalu menjadi USD17,7 miliar. Divisi cloud, yang bersaing dengan Amazon Web Services dan Microsoft Azure, menjadi mesin pertumbuhan utama bagi Alphabet.
Sementara itu, bisnis pencarian dan periklanan Google menjadi pendorong pendapatan utama. Bisnis ini menghasilkan USD82,3 miliar pada kuartal lalu, naik dari USD72,5 miliar setahun sebelumnya.
Pendapatan iklan YouTube juga tumbuh pesat menjadi USD11,4 miliar dari USD10,5 miliar.
Google mengatakan kini mereka memiliki lebih dari 325 juta pelanggan berbayar di berbagai layanan konsumen, termasuk Google One dan YouTube Premium. (Wahyu Dwi Anggoro)










