Penumpang Commuter Line Tembus 400 Juta Orang Sepanjang 2025, Jabodetabek Tertinggi

Penumpang Commuter Line Tembus 400 Juta Orang Sepanjang 2025, Jabodetabek Tertinggi

Berita Utama | inews | Rabu, 28 Januari 2026 - 09:12
share

JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter mencatat total volume penumpang Commuter Line secara nasional menembus angka 400.997.610 orang. Angka tersebut meningkat sebesar 7,08 persen dibandingkan capaian tahun 2024 sebanyak 374.484.307 orang.

Direktur Utama KAI Commuter, Purnomo Sidi menjelaskan, pertumbuhan volume pengguna terjadi di seluruh area layanan KAI Commuter. Di Jabodetabek, berdasarkan data yang dibukukan volume pengguna KRL Commuter Line mencapai 349.311.251 orang, untuk Area 1 Merak melayani 4.463.498 orang, dan 2.347.314 orang untuk pengguna Commuter Line Basoetta. 

Sedangkan di Area II Bandung data menyebutkan sebanyak 18.727.224 orang, Wilayah VI Yogyakarta mencatat 10.131.789 orang, dan Wilayah VIII Surabaya di angka 16.016.534 orang.

“Tahun 2025 menjadi momentum penguatan konektivitas. Kami mengoperasikan total 1.294 perjalanan setiap harinya untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar,” ujar Purnomo dalam keterangannya dikutip, Rabu (28/1/2026). 

Rincian perjalanan tersebut mencakup 1.065 perjalanan di Jabodetabek, 14 perjalanan di Area Merak, dan 70 perjalanan di Commuter Line Basoetta. Untuk Area II Bandung sendiri mengoperasikan 58 perjalanan, Area VI Yogyakarta dengan 37 perjalanan, dan 50 perjalanan di Area VIII Surabaya.

KAI Commuter juga terus menjaga keandalan operasional dengan tingkat ketepatan waktu (on time performance) yang konsisten di tahun 2025 ini, yakni di angka 99,3 persen untuk ketepatan keberangkatan dan 98,8 persen untuk ketepatan kedatangan.

Khusus di Jabodetabek, KAI Commuter mencatatkan Bogor Line menjadi lintas tertinggi dalam mobilisasi masyarakat Depok, Cibiniong, Kabupaten Bogor dan Kota Bogor sebanyak 153.538.393 orang, disusul oleh Cikarang Line dengan total 85.936.774 orang. 

Sementara itu, Stasiun Manggarai menjadi stasiun transit terpadat dengan total pengguna 57.517.269 orang, diikuti Stasiun Tanah Abang sebanyak 44.062.572 orang.

Purnomo menambahkan, layanan Commuter Line memberikan dampak luas, salah satunya melalui reaktivasi Stasiun Pondok Rajeg. Usai dioperasikan kembali pada akhir 2024 lalu, stasiun ini memberi dampak signifikan bagi masyarakat sekitar yang mencakup dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan.

“Hal ini tergambar dari hasil survei dan penelitian terkait perubahan sosial, ekonomi, dan tata lingkungan masyarakat usai satu tahun reaktivasi Stasiun Pondok Rajeg yang dilakukan KAI Commuter bersama mitra peneliti,” ujar Purnomo.

Topik Menarik