JPO Penghubung JIS-Ancol Dibangun, Pramono Yakin Ubah Wajah Jakarta Utara

JPO Penghubung JIS-Ancol Dibangun, Pramono Yakin Ubah Wajah Jakarta Utara

Berita Utama | inews | Senin, 26 Januari 2026 - 08:45
share

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung telah resmi memulai pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan kawasan Ancol, Jakarta Utara. Groundbreaking pembangunan JPO tersebut dilaksanakan pada Minggu (25/1/2026).

Pramono mengatakan, pembangunan JPO tersebut merupakan langkah strategis dalam pengembangan kawasan Ancol dan sekitarnya sebagai ikon baru Jakarta, sekaligus mendukung optimalisasi kawasan JIS. Dia meyakini proyek ini akan membawa perubahan signifikan bagi wajah Jakarta Utara.

“Saya meyakini ini akan mengubah wajah Jakarta, khususnya di wilayah utara. Dengan rampungnya JPO ini pada Mei mendatang, serta beroperasinya Stasiun KRL Ancol pada April, akses masyarakat menuju JIS dan Ancol akan jauh lebih mudah,” ujar Pramono, dikutip Senin (26/1/2026).

Selain itu, Pramono mendorong pengelola badan usaha milik daerah (BUMD) untuk meningkatkan aktivitas di kawasan JIS dan Ancol. Dia secara khusus meminta pengelola JIS agar menargetkan penyelenggaraan konser kelas dunia pada tahun ini.

Menurutnya, persoalan transportasi dan parkir yang selama ini menjadi tantangan di kawasan JIS dapat teratasi dengan tersedianya kantong parkir luas di Ancol yang terhubung langsung melalui JPO, serta dukungan akses transportasi publik seperti KRL dan Transjakarta.

“JPO ini harus menjadi ikon dan memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi kawasan Ancol dan JIS, tetapi juga bagi kemajuan Jakarta secara keseluruhan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro, Iwan Takwin, menegaskan pembangunan JPO ini bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi solusi atas persoalan aksesibilitas yang selama ini dihadapi kawasan JIS.

JPO penghubung JIS-Ancol dirancang dengan total panjang akses mencapai 466 meter dan lebar 6,6 meter. Fasilitas ini terdiri atas struktur jembatan beton bertulang dan baja sepanjang 166 meter, serta jalur pedestrian sepanjang 300 meter.

“Pembangunan JPO ini merupakan kolaborasi strategis untuk memperkuat konektivitas kawasan wisata, olahraga, dan permukiman. Kami ingin menjawab tantangan aksesibilitas yang selama ini ada di JIS,” katanya.

Dia berharap kehadiran JPO tersebut dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung JIS dan Ancol, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta Utara melalui integrasi kawasan yang lebih baik.

Topik Menarik