Jenazah Korban Banjir Bandang di Malalak Agam Kembali Ditemukan, Balita 14 Bulan
AGAM, iNews.id - Setelah lebih dari dua bulan pencarian, satu lagi korban bencana banjir bandang atau galodo di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, ditemukan. Korban merupakan seorang balita yang sejak November lalu dinyatakan hilang.
Penemuan terjadi pada Senin (19/1/2026) pukul 10.21 WIB di Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur. Jenazah laki-laki itu ditemukan saat tim PMI Bukittinggi bersama relawan dan warga melakukan pembersihan sisa material galodo di sekitar rumah biru.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada aparat dan pemerintah nagari. Dari hasil penelusuran dan keterangan keluarga, korban diduga kuat bernama Afnan Syabil Kareem, balita berusia 14 bulan.
Afnan merupakan salah satu korban hilang saat galodo menerjang Malalak Timur pada 26 November 2025. Dia diketahui adik dari Aqila, anak perempuan berusia enam tahun, yang jenazahnya lebih dahulu ditemukan pada 3 Januari lalu.
Setelah dievakuasi, jenazah Afnan langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di Jorong Toboh, di lokasi yang sama dengan makam sang kakak. Proses evakuasi dan pemakaman dilakukan oleh tim PMI Bukittinggi, dibantu tim gabungan, polisi, serta masyarakat setempat.
"Penemuan satu jenazah yang berada di rumah biru dekat rumah yang kami bersihkan. Lalu beberapa tim melihat ke lapangan dan ternyata menemukan satu jenazah korban dan kami mengevakuasi korban tersebut setelah diberitahukan salah seorang warga dan korban langsung dikebumikan oleh pihak keluarga," ujar Toni, relawan markas PMI Buktttinggi.
Dengan penemuan ini, total korban galodo di Malalak yang berhasil ditemukan menjadi 17 orang. Sementara itu, satu korban lainnya, seorang perempuan berusia 49 tahun, masih dinyatakan hilang.
Meski operasi pencarian resmi dihentikan sejak akhir Desember, warga tetap melakukan pencarian terbatas. Hingga saat ini, total korban tewas akibat longsor dan banjir bandang di Kabupaten Agam mencapai 166 orang, dengan 36 orang lainnya masih berstatus hilang










