Bubarkan Diri, Massa Buruh Bakal Lanjutkan Aksi 15 Januari di Monas
JAKARTA – Massa demonstrasi buruh yang dilakukan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia di kawasan Monas dan Patung Kuda, Jakarta Pusat, mulai membubarkan diri Kamis (8/1/2026). Pantauan iNews Media Group, para buruh menyelesaikan unjuk rasa sekitar pukul 15.30 WIB.
Setelah melakukan unjuk rasa di kawasan Patung Kuda dan Monas sejak pukul 11.00 WIB, para buruh sepakat untuk membubarkan diri dan mulai menuju area parkiran untuk mengendarai sepeda motor mereka.
Meski begitu, massa demonstran menegaskan akan kembali melakukan unjuk rasa di Istana Negara pada 15 Januari 2026. “Hari ini bukan terakhir, tanggal 15 Januari kami DPW Jawa Barat bersama KSPI Jawa Barat dan KSPI DKI Jakarta akan melakukan aksi lagi di Istana Negara,” ungkap Sumarno, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Barat, Kamis.
Sumarno menegaskan massa demonstran dari kalangan pekerja buruh akan terus turun ke jalan bila revisi UMP untuk Jawa Barat dan DKI Jakarta tidak diubah. Ia juga mengungkapkan akan membawa massa lebih banyak pada unjuk rasa mendatang.
“Apabila revisinya tidak sesuai rekomendasi KHL dan sebagainya, maka kami tanggal 15 Januari dipastikan akan datang lagi. Kami tidak akan motoran lagi, bus-bus akan datang ke Istana,” tambahnya.
Sebagai informasi, demonstrasi buruh yang dilakukan KSPI berlangsung di kawasan Monas dan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis. Unjuk rasa itu dipadati para buruh yang memenuhi kawasan Monas dan Patung Kuda untuk menyerukan revisi UMP 2026 DKI Jakarta.
Pantauan iNews Media Group, para demonstran tampak tertib melakukan unjuk rasa dan membawa spanduk serta bendera Partai Buruh dan KSPI. Para buruh juga mendengarkan orasi dalam aksi demonstrasi tersebut.
Adapun spanduk panjang yang dibawa para buruh dalam demo kali ini berisi seruan revisi UMP 2026 DKI Jakarta. Mereka meminta revisi UMP menjadi 100 persen sesuai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebesar Rp5,89 juta per bulan, serta memberlakukan UMSP DKI 2026 sebesar 5 persen di atas 100 persen KHL.










