Ketua Kadin Ungkap Penguatan Kerja Sama Dagang RI-AS Bisa Ciptakan 200 Ribu Lapangan Pekerjaan

Ketua Kadin Ungkap Penguatan Kerja Sama Dagang RI-AS Bisa Ciptakan 200 Ribu Lapangan Pekerjaan

Berita Utama | okezone | Senin, 5 Mei 2025 - 15:48
share

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dagang dan investasi antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Hal ini disampaikan Ketua Umum Kadin, Anindya Novyan Bakrie pada penguatan kerja sama dagang kedua negara dapat menciptakan 200 ribu lapangan pekerjaan.

1. Perluas Jejaring Kemitraan

Anindya sendiri mengaku baru saja melakukan serangkaian pertemuan strategis di Washington D.C, AS termasuk dengan Chief Negotiator for Southeast Asia dari United States Trade Representative (USTR), Sarah Ellerman, pertemuan dengan Foreign Agricultural Services di bawah Departemen Pertanian AS (USDA), dan juga kunjungan ke kantor pusat Nike.

Menurut Anindya, langkah ini diambil untuk memperluas jejaring kemitraan sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan global. Ia optimistis nilai perdagangan bilateral Indonesia - AS bisa meningkat dua kali lipat dan peningkatan ekspor garmen dan sepatu juga diperkirakan dapat menciptakan hingga 200 ribu lapangan kerja baru.

"Karena Kadin ke AS ini, melihat trade antara AS dan Indonesia bisa naik dua kali lipat, dari sekitar 40 miliar dolar AS, menjadi 80 miliar dolas AS, dan yang paling penting karena kita akan mengekspor garmen dan sepatu, ini bisa membawa sampai 200 ribu tenaga kerja baru," ungkapnya dikutip dari pernyataan resmi, Senin (5/5/2025).

 

Lebih lanjut Anindya menyatakan bahwa Kadin siap mendukung pemerintah dalam satuan tugas deregulasi, perdagangan, investasi, serta penciptaan lapangan kerja. Salah satu potensi yang diangkat adalah sumber daya mineral berbasis hijau sebagai keunggulan Indonesia dalam negosiasi dagang.

"Ini semua bukan hanya permintaan AS, tapi kita lakukan bersamaan. Dan yang terakhir, tadi juga bicara mengenai mineral green base yang menjadi salah satu andalan kita dalam bernegosiasi. Karena kita mempunyai kelebihan ini," jelas Anindya.

2. Kerja Sama Saling Menguntungkan

Anindya juga menekankan pentingnya kerja sama yang saling menguntungkan. Dirinya juga menyatakan bahwa Kadin siap mendukung pemerintah dalam satuan tugas deregulasi, perdagangan, investasi, serta penciptaan lapangan kerja.

"Yang penting adalah win-win. Menang untuk Indonesia, dan juga untuk Amerika (Serikat). Dan mereka menyambut baik hal ini," tambah Anindya.


Sementara dalam pertemuan dengan Foreign Agricultural Services Anindya menyampaikan ketertarikan Indonesia untuk memperkuat kerja sama di sektor pertanian, khususnya komoditas seperti kedelai, kapas, dan produk susu.

"Ada beberapa diskusi yang menarik, yang pertama produk halal dari AS menghadapi ada satu dua hambatan di Indonesia, ini kita dengarkan tentu untuk kita sampaikan ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal  dan Kementerian Pertanian dan kolega di pemerintah. Tapi kita lihat ini suatu potensi, tapi harus ikuti aturan yang berlaku, tapi potensi untuk bekerja sama," tandas Anindya.

Topik Menarik