Februari 2024, Inflasi di Maluku Turun 3,02 Persen

Februari 2024, Inflasi di Maluku Turun 3,02 Persen

Ekonomi | ambon.inews.id | Sabtu, 2 Maret 2024 - 13:23
share

AMBON, iNewsAmbon.id - BPS Maluku merilis bulan Februari 2024, terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 3,02 persen di Provinsi Maluku, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 104,58.

Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia dalam keterangan resminya Jumat (1/3/2024), menyampaikan bahwa angka inflasi tahunan pada bulan Februari 2024 mengalami penurunan dari bulan sebelumnya yang mencapai 4,12 persen.

Inflasi tertinggi pada bulan Februari terjadi di Kabupaten Maluku Tengah, mencapai 3,26 persen dengan IHK sebesar 103,16, sementara inflasi terendah tercatat di Kota Tual dengan persentase 2,88 persen dan IHK sebesar 106,62.

Inflasi year on year di Kota Ambon mencapai 2,89 persen dengan IHK 105,34.

Penyebab inflasi tersebut adalah kenaikan harga yang tercermin dari naiknya 10 indeks kelompok pengeluaran, dengan kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 5,16 persen, sedangkan kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik sebesar 0,64 persen.

“Namun, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami penurunan indeks sebesar 0,41 persen," timpalnya.

 

Beberapa komoditas yang memberikan kontribusi signifikan terhadap inflasi year on year pada Februari 2024 antara lain beras, bawang putih, tomat, bahan bakar rumah tangga, tarif angkutan udara, kangkung, sigaret kretek mesin (SKM), sawi hijau, gula pasir, bawang merah, buncis, labu siam/jipang, pembalut wanita, tarif angkutan laut, mobil, daun singkong, emas perhiasan, kopi bubuk, sigaret kretek tangan (SKT), dan obat dengan resep.

"Sementara itu, komoditas yang menyebabkan deflasi year on year meliputi ikan selar/kawalinya, ikan tongkol/komu, ikan cakalang/sisik, ikan layang/mumar, telepon seluler, sabun mandi cair, terong, sabun cream detergen, minuman ringan, pepaya, ayam hidup, sabun wajah, tas sekolah, keramik, sepatu pria, sepatu anak, minyak rambut, tepung terigu, handbody lotion, dan cabai rawit," tambahnya.

Sementara itu, secara month to month (m-to-m), Provinsi Maluku mengalami deflasi sebesar 1,19 persen pada bulan Februari 2024.

Penyumbang utama deflasi m-to-m pada Februari 2024 antara lain cabai rawit, ikan cakalang/sisik, ikan selar/kawalinya, ikan layang/mumar, ikan tongkol/komu, tomat, tarif angkutan udara, cabai merah, daging ayam ras, lemon, buncis, ikan tuna, buku tulis bergaris, bahan bakar rumah tangga, pasta gigi, telepon seluler, lada/merica, dan pepaya.

Topik Menarik