Loading...
Loading…
Pigai Sentil Jokowi Sibuk Ingin Damaikan Rusia-Ukraina: Tugas Utama Itu Papua

Pigai Sentil Jokowi Sibuk Ingin Damaikan Rusia-Ukraina: Tugas Utama Itu Papua

Nasional | radartegal | Kamis, 30 Juni 2022 - 15:54

Aktivis HAM Natalius Pigai mengaku mencurigai Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Ukraina hanya mengantar undangan G20, bukan mendamaikan Rusia-Ukraina.

Seperti diketahui, KTT G20 di November mendatang.

Pigai curiga presiden jokowi ke ukraina cuma buat antar undangan G20, ujarnya, Kamis (30/6).

Dia pun mempertanyakan soal kemanusiaan Jokowi hingga dia membandingkan dengan kondisi di Papua.

Apakah Jokowi tahu kemanusiaan?. Papua saja dia lakukan kejahatan, Kasus Paniai adalah kejahatan & kebrutalan jamannya. Tugas Utama @jokowi itu Damaikan Papua, pungkasnya.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi membawa misi perdamaian dalam kunjungannya ke Ukraina dan Rusia.

Dalam kunjungannya itu, Jokowi yang didampingi Ibu Negara, Iriana Jokowi juga menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada Ukraina.

Ketua Cyber Indonesia Husin Shihab di akun sosial medianya, Kamis, (30/6) baru saja mengunggah foto Presiden Joko Widodo yang disandingkan dengan Presiden Soekarno.

Sejarah terulang.., tulis Husin Shihab dalam keterangan foto yang diunggah.

Dalam unggahannya, foto Mantan Presiden Soekarno dan Perdana Menteri Uni Soviet Nikita Sergeyevich Khrushchev disandingkan dengan foto Presiden Joko Widodo ketika bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Saat ini, Jokowi dan Ibu Negara Iriana telah menyelesaikan lawatannya di Ukraina dan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Rabu, 29 Juni 2022.

Diketahui, persahabatan antara Soekarno dan Nikita Khrushchev terbilang kental.

Berkat kedekatan keduanya, Indonesia mendapatkan hadiah pesawat Ilyushin Il-14 yang menjadi pesawat kepresiden pertama yang dikenal sebagai Dolok Martimbang.

Disebutkan dalam sejarah, Soekarno dan Nikita Khrushchev beberapa kali saling mengunjungi ketika perang dunia belum sepenuhnya berakhir.

Ketika saat itu Uni Soviet dan Amerika Serikat terus saling bersaing dalam menyebarkan pengaruhnya di seluruh dunia, seperti dikutip dari Fajar.co.id. (ima/rtc)

Original Source

Topik Menarik