Harga Emas Berjangka Tembus Level Tertinggi Sejak 2011

Published 01/07/2020 07:45:00
Harga Emas Berjangka Tembus Level Tertinggi Sejak 2011

JAKARTA – berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup pada level tertinggi sejak September 2011 pada perdagangan kemarin. Harga emas naik karena investor tetap khawatir atas penyebaran terus kasus covid-19.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik USD19,3 atau 1,08%, menjadi ditutup pada USD1.800,5 per ounce, dilansir dari Xinhua, Rabu (1/7/2020).

 

Peningkatan kasus baru infeksi covid-19 di banyak negara bagian AS mendorong investor beralih ke logam mulia sebagai investasi yang aman, karena mereka memperkirakan bahwa dampak ekonomi covid-19 belum berakhir.

Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Anthony Fauci memperkirakan dalam kesaksiannya di hadapan Komite Senat Kesehatan, Pendidikan, Perburuhan dan Pensiun AS pada hari Selasa bahwa kasus baru infeksi covid-19 di Amerika Serikat dapat mencapai 100.000 per hari.

 

Emas diperdagangkan naik 12,8% untuk kuartal kedua, dan lebih dari 18% untuk paruh pertama tahun ini. Adapun harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 57,3 sen atau 3,17% menjadi ditutup pada USD18,637 per ons. Platinum untuk pengiriman Oktober naik USD23 atau 2,78% menjadi ditutup pada USD851,2 per ounce.

Artikel Asli