Masyarakat Tetap Berolahraga di Kompleks UI Meski Ada Larangan Aktivitas Imbas Korona

okezone | Berita Terkini | Published at Minggu, 15 Maret 2020 - 15:33
Masyarakat Tetap Berolahraga di Kompleks UI Meski Ada Larangan Aktivitas Imbas Korona

DEPOK - Universitas Indonesia (UI) Depok menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Pihak UI melarang sementara seluruh kegiatan mahasiswa di lingkungan kampus guna mengantisipasi penyebaran virus korona yang semakin masif.

Namun larangan tersebut sepertinya tidak berlaku kepada masyarakat yang melakukan aktivitas berolahraga akhir pekan di lingkungan kampus UI.

Pengamatan Okezone, sejak pagi sejumlah masyarakat terlihat mulai mendatangi kampus UI, tujuan mereka tak lain untuk berolahraga setiap akhir pekan. Sebab, kawasan UI yang asri lantaran rimbunya pepohonan menambah sejuk udara sehingga cocok untuk melakulan aktivitas olahraga.

Salah satunya, Kyka agsyana (19) warga Depok yang tengah bersepeda bersama kedua rekannya. Dia mengaku tidak perlu berlebihan dalam menghadapi virus covid-19 asal Kota Wuhan, China. "Kalau takut sih ada tapi gak perlu berlebihan kalau kita sehat daya tahan tubuh kuat kenapa harus takut keluar rumah," ucapnya, Minggu (15/3/2020).

Hal senada pun diungkapkan Nugraha (49). Ia merasa dengan berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat, virus mematikan tersebut tidak akan menyerang tubuh manusia.

Terkait adanya imbauan pihak kampus kepada seluruh mahasiswa dan karyawan untuk tidak beraktivitas di lingkungan kampus, dirinya mengaku sangat mendukung kebijakan tersebut, karena pencegahan penularan virus korona itu harus diutamakan sebelum meluas dan menambah korban jiwa.

"Saya datang bersama istri dan anak ke UI untuk olahraga karena saya yakin kampus ini masih steril dari korona. Soal larangan pihak kampus untuk melakuan aktifitas bagus sih saya mendukung. Intinya kita harus hidup sehat, olahraga, jaga kebersihan insa allah an tidak terjangkit korona," jelasnya

Diwartakan sebelumnya, Universitas Indonesia (UI) bakal menerapkan perkuliahan jarak jauh pada Rabu 18 Maret 2020. Kebijakan tersebut diambil oleh UI untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19. Namun pihak UI membantah kalau kebijakan tersebut sebagai tindakan pengosongan kampus atau lockdown.

"Kegiatan yang lain berjalan seperti biasa, jadi kami itu bukan tutup, libur juga tidak. Tetapi memang lebih sepi," kata Sekretaris UI Agustin Kusumayati kepada wartawan di Depok, Sabtu 14 Maret 2020.

Kebijakan perkuliahan jarak jauh yang diberlakukan mulai 18 Maret nanti sesuai dengan surat edaran sebagai respon menghadapi penyebaran Covid-19. Ini diberlakukan sebagai upaya intervensi pengurangan jumlah manusia yang datang ke kampus.

"Kita mengubah cara pembelajaran dari tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh saja, (kampus) tidak kosong, tapi memang lebih sepi, karena memang jumlah manusia yang datang sengaja kita lakukan intervensi supaya lebih berkurang," tambahnya.

Artikel Asli