"

Program Road Assessment, Tol Jagorawi & Cipularang Raih Standar Internasional Bintang Tiga

indozone.id | Travel | Published at 02/03/2021 13:37
Program Road Assessment, Tol Jagorawi & Cipularang Raih Standar Internasional Bintang Tiga

Terkait program road assessment, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengungkapkan Jalan Tol Jagorawi dan Cipularang meraih Standar Internasional Bintang Tiga.

Hasil penilaian itu berarti jalan tol pertama di Indonesia ini telah memenuhi target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), serta target Global Road Safety Performance (GRSP) untuk mencapai standar teknis yang memperhatikan keselamatan jalan.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jasa Marga Subakti Syukur, Selasa, (2/3/2021).

”Road assessment adalah upaya kami untuk memastikan jalan yang lebih berkeselamatan berdasarkan standar internasional," kata Subakti dikutip dari Antara.

Adapun komponen penilaian road assesment secara keseluruhan melingkupi penilaian sarana perlengkapan jalan serta kondisi jalan dari total panjang jalan tol.

Untuk Jalan Tol Jagorawi dari total asesmen panjang jalan 86,20 Km (arah Jakarta dan arah Bogor) mendapatkan 3 jenis rating dengan rincian rating bintang 5 (sebesar 5,8 persen untuk 5 Km), rating bintang 4 (sebesar 75,64 persen untuk 65,20 Km) dan rating bintang 3 (sebesar 18,56 persen 16,00 Km).

Sedangkan untuk Jalan Tol Cipularang dari penilaian total asesmen panjang jalan 112,90 Km (arah Jakarta dan arah Bandung) memiliki 2 jenis rating dengan rincian rating bintang 4 (sebesar 41,54 persen dari 46,90 Km) dan rating bintang 3 (sebesar 58,46 persen untuk 66,00 Km).

Road assesment ini juga bertujuan untuk menekan angka kematian dan cedera akibat kecelakaan lalu lintas di jalan. 

Jasa Marga bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) telah menyelesaikan road assessment terhadap Jalan Tol Jagorawi dan Jalan Tol Cipularang dengan memanfaatkan mobil Hawkeye 2000 yakni sebuah mobil pintar berbasis sensor yang mampu mendeteksi potensi kerusakan jalan.

Artikel Menarik Lainnya

  • Angkasa Pura II Pastikan Bandara JB Soedirman Purbalingga Beroperasi Komersial 22 April

  • Perpanjang Jangkauan, Layanan KRL Yogyakarta-Solo akan Sampai ke Kutoarjo dan Madiun

  • Pulihkan Pariwisata, Bali Hadirkan Vaksinasi Corona 'Drive Thru', Pertama di Asia Tenggara 

Artikel Asli