Pokemon Gandeng Wayang Indonesia, Fadli Zon: Bentuk Akulturasi Budaya Baru

Pokemon Gandeng Wayang Indonesia, Fadli Zon: Bentuk Akulturasi Budaya Baru

Travel | inews | Rabu, 16 September 2026 - 13:24
share

JAKARTA, iNews.id - Pokemon akan berkolaborasi dengan wayang Indonesia sebagai bagian dari proyek baru yang akan dijalankan di Indonesia pada tahun fiskal 2026-2027. Seperti apa kolaborasi Pokemon dengan Wayang?

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, kolaborasi antara budaya Indonesia, khususnya wayang, dengan Pokemon sebagai intellectual property (IP) yang telah mendunia, membuka peluang bagi budaya Nusantara untuk memiliki jangkauan yang lebih luas.

"Kolaborasi antara budaya Indonesia, khususnya wayang, dengan Pokemon sebagai IP yang telah mendunia merupakan bentuk akulturasi budaya baru," kata Fadli Zon dalam konferensi pers The Pokemon Company (TPC) di Jakarta, Senin 14 September 2026. 

"Kami berharap kolaborasi ini dapat mempercepat pengenalan wayang kepada masyarakat dunia melalui sebuah IP yang memiliki jangkauan global," tambahnya.

Proyek tersebut menjadi bagian dari sejumlah inisiatif baru Pokemon di Indonesia yang mencakup bidang budaya, olahraga, game, hingga acara khusus dalam rangka 30 tahun Pokemon.

Menurut Fadli Zon, wayang memiliki perjalanan panjang dalam sejarah budaya Nusantara. Tradisi tersebut telah berkembang selama ratusan hingga sekitar seribu tahun dan memiliki beragam bentuk serta ekspresi di berbagai daerah Indonesia.

"Wayang merupakan bagian dari tradisi Nusantara yang telah berkembang selama ratusan hingga sekitar seribu tahun dan mencerminkan keberagaman budaya Indonesia. Dengan berbagai bentuk dan ekspresinya di berbagai daerah, wayang menunjukkan bagaimana budaya Indonesia terus berkembang melalui proses akulturasi," ujarnya.

Dia menilai wayang juga memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar hiburan. Wayang selama ini menjadi salah satu medium untuk menyampaikan nilai-nilai kehidupan kepada masyarakat.

"Wayang bukan sekadar tontonan, tetapi juga tuntunan. Wayang menjadi medium yang mudah diterima masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan moral, kemanusiaan, dan kebaikan. Karena itu, kolaborasi seperti Pokemon Wayang dapat menjadi bagian dari upaya melestarikan sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia," tutur Fadli Zon.

Sementara itu, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan kolaborasi Pokemon dengan budaya Indonesia dapat menjadi salah satu cara untuk mendekatkan wayang dan batik kepada generasi muda.

"Kami ingin menggunakan ekonomi kreatif sebagai jembatan untuk melestarikan sekaligus membawa kebudayaan Indonesia ke dunia. Kolaborasi dengan Pokemon menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan wayang dan batik kepada generasi muda, sekaligus membuka peluang agar budaya Indonesia dapat dikenal hingga ke pasar global," kata Irene.

Selain proyek kolaborasi dengan wayang, TPC juga mengumumkan sejumlah agenda lain di Indonesia. Di antaranya proyek olahraga bersama MilkLife yang akan mendukung peluang anak-anak untuk berolahraga melalui sepak bola putri dan bulu tangkis.

Pokemon juga akan menambahkan dukungan bahasa Indonesia untuk game Pokemon Trading Card Game Pocket. Selain itu, akan ada penyelenggaraan Pokemon RUN 30 serta acara Pikachu's Indonesia Journey.

Pikachu's Indonesia Journey nantinya akan digelar bersamaan dengan Nintendo Switch and Nintendo Switch 2 Experience Jakarta.

Melalui rangkaian proyek tersebut, TPC ingin menghadirkan pengalaman Pokemon dalam berbagai bentuk sekaligus menciptakan titik temu antara budaya Indonesia, aktivitas anak-anak, game, olahraga, dan hiburan.