Mengenal Arti Warna Beda pada Gerobak Mi Ayam

Mengenal Arti Warna Beda pada Gerobak Mi Ayam

Berita Utama | BuddyKu | Minggu, 8 Oktober 2023 - 04:40
share

MI ayam menjadi salah satu kuliner yang sering kali diburu. Rasa kenyal dari mi yang dipadu dengan potongan ayam tentu membuat penikmatnya merasa ketagihan.

Penjual mi ayam pun dapat dijumpai di mana saja. Namun, pernah kah kalian menyadari bahwa setiap penjual mi ayam memiliki gerobak yang berbeda warna?

Mengutip akun @dealls.jobs, Jumat (6/10/2023), ternyata bukan hanya sekedar gerobak dan warna, tapi ada arti di baliknya lho.

Gerobak biru dan cokelat misalnya, penjual rata-rata berasal dari Jawa Tengah, khususnya Wonogiri. Sedangkan gerobak hijau berasal dari Priangan.

Pemilihan warna biru pun memiliki alasan seperti mayoritas penjualnya dahulu dikabarkan kurang mampu, sehingga hanya bisa membeli satu warna saja. Warna biru pun dianggap paling murah dan secara ilmiah tidak mudah kotor.

Fenomena gerobak mi ayam termasuk unik. Pasalnya, warna gerobak sering kali menjadi perdebatan untuk cita rasa yang disajikan pula.

Gerobak mi ayam

Padahal jika dilihat lagi bahan baku sebetulnya sama saja. Terdapat gulungan mi. daun-daunan, dan beberapa topping pilihan sebagai pelengkap seperti ceker, bakso, pangsit, dan lain sebagainya.

Meski racikan kuah pada suwiran ayam biasanya berbeda dan jadi penentu enak atau tidaknya cita rasa mi ayam yang disajikan.

Bumbu rahasia tentunya juga mereka punya sendiri. Cara penyajiannya pun sama. Mi direbus terlebih dahulu.

Biasanya dibarengi dengan daun-daunan yang ikut direbus. Sambil menunggu matang, kaldu, kecap asin, garam, dan bumbu penyedap dituang dalam mangkok, lalu dikacau.

Jika mi dan sayur dirasa sudah matang, tinggal diangkat, diaduk bersamaan bumbu yang sudah dikacau. Untuk kuah biasanya dipisah atau menyesuaikan pesanan.