China ASEAN Makin Lengket Dengan Diplomasi Budaya Dan Kuliner

China ASEAN Makin Lengket Dengan Diplomasi Budaya Dan Kuliner

Travel | BuddyKu | Senin, 28 Agustus 2023 - 22:38
share

Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) terus mempererat hubungan dengan China. Salah satunya lewat keterkaitan budaya di Hainan dan pembangunan pelabuhan di provinsi tersebut.

Hainan memiliki hubungan dekat secara geografis dengan Asia Tenggara, dan banyak penduduk Hainan tinggal di wilayah tersebut, menjadikannya China free port.

Provinsi ini dianggap sebagai \'pilot port\' untuk menghubungkan kedua kawasan ini, kata Sekretaris Jenderal ASEAN-China Center (ACC) Shi Zhongjun dalam acara Grab A Bite of the Free Trade Port-Hainan dan ASEAN Culture and Food Exchange, Minggu (27/8).

Dalam acara tersebut, produk makanan dari Hainan dan negara-negara ASEAN dipamerkan. Antara lain,sate ayam dan pameran Brokat Li, kain tradisional dari suku minoritas Li di Pulau Hainan.

Hainan, yang terletak di wilayah paling selatan China, adalah pulau beriklim tropis dengan luas sekitar 33.210 kilometer persegi dan berbatasan dengan Vietnam. Hubungan ASEAN-China telah berkembang pesat selama beberapa dekade dan terus mempertahankan momentum kuat. Hal ini menjadi contoh sukses dan dinamis di kawasan.

Program pendidikan, acara kebudayaan, dan inisiatif pariwisata juga pulih setelah pandemi, memfasilitasi pemahaman dan persahabatan yang lebih besar antara ASEAN dan China. Dengan kedekatan geografis dan budaya, Hainan menjadi titik sentral dalam interaksi China dengan ASEAN, bahkan menjadi mitra dagang terbesar Hainan pada 2022.

Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan, yang sedang dibangunChina dan dijadwalkan menjadi yang terbesar di dunia pada 2035, akan memanfaatkan keunggulan geografisnya untuk memajukan pertukaran dan perdagangan. Pelabuhan ini akan memiliki rezim custom sendiri pada 2025. Hal itumemungkinkan wisatawan dari China dan negara lain masuk ke negara-negara seperti Vietnam, Kamboja, Indonesia, Singapura, dan berbelanja di toko free - duty dengan batasan maksimal hingga 100 ribu yuan (Rp 210 juta).

Dalam keterangan tertulis KBRI Beijing, Senin (28/8), Koordinator Fungsi Politik Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing Irwansyah Mukhlis menekankan pentingnya pelabuhan dalam perdagangan global. Iamendukung pertukaran dan diskusi lebih lanjut antara pelabuhan perdagangan bebas di kawasan ini serta peningkatan konektivitas antar pelabuhan untuk mengembangkan perdagangan bebas di kawasan tersebut.

Menurut Zhongjun, selama beberapa dekade hubungan ASEAN-China berkembang pesat dan terus mempertahankan momentumnya yang kuat dan menjadi contoh sukses dan dinamis di kawasan.

Sejak awal tahun ini, kita telah menyaksikan pencapaian baru dalam pertumbuhan hubungan kedua kawasan. Dalam tujuh bulan pertama, nilai total perdagangan bilateral mencapai 519 miliar dolar AS dan nilai total diperkirakan akan mencapai 1 triliun dolar AS pada tahun ini, berkat berlakunya RCEP ( Regional Comprehensive Economic Partnership ) secara penuh dan percepatan pembangunan Cina-ASEAN FTA 3.0, ujar Zhongjun.

Zhongjun menyebut program pendidikan, acara kebudayaan, dan inisiatif pariwisata berada dalam tahap pemulihan yang kuat pasca pandemi sehingga memfasilitasi pemahaman, apresiasi dan persahabatan yang lebih besar antara ASEAN dan China.

Topik Menarik