Sejarah Berdirinya Masjid Nabawi di Madinah

Sejarah Berdirinya Masjid Nabawi di Madinah

Travel | BuddyKu | Selasa, 25 Juli 2023 - 14:05
share

AKURAT.CO Masjid Nabawi adalah salah satu masjid terpenting di dunia Islam, yang terletak di kota Madinah, Arab Saudi. Sejarah berdirinya Masjid Nabawi memiliki akar yang berasal dari zaman Nabi Muhammad SAW, dan perkembangan selanjutnya pada masa khalifah dan penguasa Islam.

Pendirian Awal:

Pada awalnya, Masjid Nabawi tidak lebih dari sebuah pondok yang terbuat dari batu lumpur dan daun kurma. Pondok ini dibangun oleh Nabi Muhammad SAW sendiri sebagai tempat untuk beliau berdakwah dan mengajar umat Islam. Pembangunan pondok ini dimulai ketika Nabi Muhammad SAW tiba di Madinah setelah hijrah dari Mekah pada tahun 622 Masehi.

Perluasan oleh Nabi Muhammad SAW:

Seiring berjalannya waktu dan pertumbuhan komunitas Muslim, Masjid Nabawi mengalami beberapa perluasan. Nabi Muhammad SAW sendiri terlibat langsung dalam perluasan masjid ini. Beliau menggabungkan rumahnya dengan masjid sehingga bagian rumahnya menjadi bagian dari kompleks masjid. Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga memerintahkan pembangunan mimbar untuk memberikan khutbah kepada jamaah.

Pengembangan pada masa Khulafaur Rasyidin:

Pada masa pemerintahan Khulafaur Rasyidin, terutama pada masa Khalifah Umar bin Khattab, Masjid Nabawi mengalami perluasan besar. Umar bin Khattab memerintahkan untuk memperbesar masjid karena jumlah jamaah yang semakin banyak. Perluasan tersebut dilakukan dengan membongkar bangunan sekitar masjid termasuk rumah-rumah dan pasar, dan area masjid diperluas dengan luas yang lebih besar.

Pengembangan selanjutnya:

Selanjutnya, setiap khalifah dan penguasa Islam yang datang juga melakukan perbaikan, pemugaran, dan perluasan pada Masjid Nabawi. Perkembangan selanjutnya melibatkan pembangunan kubah, menara, dan perluasan area masjid untuk menampung jumlah jamaah yang terus meningkat dari berbagai belahan dunia.

Masjid Nabawi di Era Modern:

Pada abad ke-20, Masjid Nabawi kembali mengalami perluasan yang signifikan di bawah pemerintahan Kerajaan Saudi Arabia. Pembangunan dilakukan dengan memperhatikan faktor historis dan keagamaan, sehingga tetap mempertahankan arsitektur dan ciri khas masa lalu.

Saat ini, Masjid Nabawi menjadi salah satu tempat suci bagi umat Islam, dan jutaan umat Muslim dari seluruh dunia mengunjunginya setiap tahun dalam rangka ibadah haji dan umrah. Masjid ini juga merupakan tempat peristirahatan terakhir bagi Nabi Muhammad SAW yang dimakamkan di dalam kompleks masjid.[]