5 Tips Aman Bermain Paralayang agar Terhindar Kecelakaan seperti di Karanganyar, Pahami Teknik!
JAKARTA, celebrities.id - Insiden gagalnya bermain paralayang di Segoro Gunung Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar mengakibatkan seorang wanita bernama Ima Yoanita mengalami patah tulang hingga geger otak.
Kecelakaan tersebut dikarenakan saat itu angin berembus sangat kencang, membuat keseimbangan paralayang yang digunakan oleh Ima dan Paraglider (yang mendampingi saat terbang) menjadi oleng.
"Karena sehabis Ashar, angin yang berhembus tak lagi sekencang siang, paralayang yang membawa korban terjatuh ke bawah," kata Camat Jaten Teguh Haryono, dikutip dari laman iNews Karanganyar.
Lantas apa saja yang perlu diperhatikan ketika akan memainkan paralayang? Sehingga kejadian kecelakaan tersebut tidak lagi terulang dan tak membuat orang lain menjadi takut untuk mencobanya. Berikut ini seperti dilansir dari laman Nepal Tourism.
1. Kondisi Cuaca
Ketika cuaca sedang buruk, jangan sekali-kali Anda melakukan kegiatan di udara. Namun tak menutup kemungkinan, kondisi cuaca yang baik juga dapat menimbulkan kondisi yang tidak menentu. Selain itu, perubahan cuaca yang kecil dapat menimbulkan risiko yang tinggi.
Dengan demikian, kondisi cuaca memainkan peran penting yang dapat berdampak langsung pada pengalaman paralayang Anda, karena kecepatan dan arah angin sangat memengaruhi aliran dan pergerakan meluncur. Jadi, sangat penting untuk mengingat ramalan cuaca saat Anda ingin menyentuh langit.
2. Terbang BersamaParaglider Profesional
Anda dapat meneliti atau berkonsultasi dengan paraglider yang telah mengalami pengalaman atau jam terbang tinggi, sehingga Anda dapat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang peralatan meluncur dan memungkinkan Anda memanfaatkan pengalaman Anda sebaik-baiknya.
Glider yang andal akan membantu Anda melakukan penerbangan yang nyaman dan memuaskan. Juga, jangan lupa untuk memeriksa rekam jejak mereka sebelum terjun dari bukit.
3. Peralatan Berkualitas
Tidak dapat disangkal bahwa sebagian besar kecelakaan biasanya disebabkan oleh peralatan terbang yang buruk. Oleh karena itu, sebelum memilih perusahaan paralayang, tanyakan tentang kondisi kanopi. Kerusakan kecil pada harness, garis kanopi, parasut cadangan, dapat dengan mudah menyebabkan kecelakaan.
Pantau kondisi safety helmet, dan pastikan perusahaan menggunakan perlengkapan safety yang berkualitas. Perlengkapan seperti pelindung tubuh, helm full-face, bantalan lutut dan siku, sepatu boot dengan penyangga pergelangan kaki, dan think form in hand cukup berguna dan mengurangi risiko cedera.
4. Pilih Tempat Terpercaya
Kemudian sebelum memilih perusahaan paralayang acak, lakukan pemeriksaan latar belakang kecil. Periksa rekam jejak mereka dalam paralayang, pengalaman mereka sebelumnya dalam terbang, dan periksa juga apakah perusahaan-perusahaan ini terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Lalu Anda juga dapat berkonsultasi dengan teman dan kerabat yang telah berpengalaman paralayang, dan meminta umpan balik penting mereka, lalu memilih satu perusahaan dengan catatan. Perusahaan yang andal dengan pilot berpengalaman pasti akan mengurangi kecelakaan yang terjadi dan membuat pengalaman paralayang Anda nyaman.
5. Memahami Teknik
Sekali lagi, keamanan harus menjadi perhatian utama Anda. Oleh karena itu, untuk memastikan Anda tetap aman, rencanakan pendekatan yang ditentukan untuk zona peluncuran dan pendaratan. Saat mendarat, Anda tidak boleh mendarat di luar zona karena tidak hanya Anda dapat mendarat di permukaan yang kasar tetapi juga meningkatkan kemungkinan kecelakaan.
Oleh karena itu, selalu demi kepentingan terbaik Anda untuk terlebih dahulu merencanakan akhir penerbangan Anda sebelum mengambil penerbangan Anda dari bukit.

