Begini Cara Mengetahui Ikan Tidur, Satwa Air yang Tak Pernah Tutup Mata
JAKARTA, celebrities.id - Hampir semua satwa di dunia ketika sedang tidur tentu menutup matanya, namun tidak dengan ikan. Bahkan, banyak yang belum tahu kapan ikan sedang tidur atau tidak. Pasalnya, mata ikan selalu dalam keadaan terbuka meski hidup di dalam air.
Lantas seperti apa fakta soal apakah ikan tidur atau tidak? Dilansir Science abc, Jumat (23/6/2023) manusia tidur dengan mata terpejam karena memiliki kelopak mata, namun tidak dengan ikan yang tidak pernah menutup mata. Alasannya sederhana, karena ikan tidak memiliki kelopak mata.
Namun, hal tersebut membuat banyak orang percaya bahwa ikan tidak pernah tidur. Padahal, itu sama sekali tidak benar. Itu terjadi karena kita tidak pernah tahu kapan ikan sedang tidur atau tidak.
Adapun cara ikan tidur berbeda dengan manusia yang memejamkan mata. Untuk diketahui, ada sejumlah faktor yang bisa dilihat untuk menentukan apakah seekor ikan sedang tidur atau tidak.
Faktor tersebut yakni tidak aktif dalam waktu lama, postur istirahat tertentu, bergantian dengan aktivitas dalam 24 jam dan ambang gairah yang tinggi. Pada dasarnya, ketika ikan beristirahat, maka ikan bisa melayang-layang di sekitar tempat tertentu untuk waktu yang lama.
Perlu dicatat, bahwa ikan harus terus bergerak untuk mengalirkan air lewat insangnya yang bisa menghilangkan oksigen terlarut dari air. Karena itu, kita tidak akan bisa menemukan bahwa kebanyakan ikan berbaring diam saat istirahat atau tidur.
Kemudian, saat tidur biasanya tetap dalam posisi tertentu. Jadi, kita akan melihat ikan dalam satu posisi terus menerus saat beristirahat.
Pada ikan tertentu, mereka memilih tempat khusus untuk tidur guna menghindari predator. Untuk tempat yang nyaman untuk tidur, ada beberapa tempat berlindung ikan seperti lubang dan celah, di bawah tepian, di tengah tumbuh-tumbuhan, di dalam spons, atau terkubur di dalam pasir.
Seperti halnya manusia, ketika sedang tidur maka ikan memiliki ambang tinggi terhadap rangsanan maupun reaksi terhadap rangsangan eksternal. Itu berarti ikan tidak mudah bereaksi terhadap rangsangan eksternal.
Namun, di antara banyaknya hewan laut seperti ikan, lumba-lumba yang dianggap sebagai hewan paling cerdas di laut, dan memiliki gaya tidur menakjubkan.Di mana lumba-lumba mematikan satu belahan otaknya untuk memberinya istirahat dan memasuki kondisi tidur yang disebut tidur gelombang lambat belahan otak.
Karena, separuh otak mereka yang aktif memastikan bahwa mereka berenang terus menerus dan melacak hal disekitar, sedangkan separuh otaknya yang tidak aktif tidur.
Hal tersebut tidak hanya membuktikan bahwa ikan memang tidur, dan mereka tidak membutuhkan bantal, seprai dan tempat tidur yang hangat untuk menutup mata. Intinya, setiap hewan tentunya beradaptasi untuk bertahan hidup, meski tidak pernah benar-benar tertidur.


